Prancis Perkuat Tim Militer yang Tiba di Greenland di Tengah Ambisi Trump
Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan akan memperkuat tim militer yang telah tiba di Greenland dengan mengirimkan aset darat, udara, dan laut dalam beberapa hari ke depan.
Langkah tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Prancis terhadap Denmark di tengah ambisi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menguasai Greenland.
Baca Juga: Purbaya Nilai Sistem Coretax Menuju Arah Lebih Baik
Para tim militer tersebut dikirim guna mengikuti latihan gabungan militer.
“Tim militer Prancis pertama sudah berada di lapangan dan akan diperkuat dengan aset darat, udara, dan laut dalam beberapa hari mendatang,” kata Macron kepada personel militer di sebuah pangkalan udara Prancis dekat Marseille, dikutip dari ANTARA, Jumat (16/1).
Kementerian Pertahanan Denmark, sebelumnya pada Rabu (14/1/2026) menyatakan akan memperkuat kehadiran militer di Greenland bersama para sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Salah satunya adalah dengan meningkatkan intensitas latihan militer di wilayah tersebut. Macron pun memastikan keterlibatan negara di bawah kepemimpinannya dalam latihan tersebut.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Greenland akan jauh lebih bermanfaat jika dikendalikan oleh AS. Ia menyebut bahwa skenario lain selain wilayah tersebut berada dalam kendalinya tidak dapat diterima.
Tak hanya itu, ia menambahkan bahwa aliansi pertahanan akan menjadi lebih kuat jika wilayah itu berada di bawah kendali dari Washington. Oleh karenanya, ia meminta dukungan dari North Atlantic Treaty Organization (NATO).
“NATO menjadi jauh lebih tangguh dan efektif dengan wilayah itu menjadi wilayah dari AS. Apa pun yang kurang dari itu tidak dapat diterima,” ujarnya di Truth Social, Rabu (14/1).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: