Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rusia Perketat Keamanan Pejabat, Imbas Banyak Elite Jadi Incaran Ukraina

Rusia Perketat Keamanan Pejabat, Imbas Banyak Elite Jadi Incaran Ukraina Kredit Foto: Reuters/David W Cerny
Warta Ekonomi, Jakarta -

Rusia akan meningkatkan perlindungan terhadap pejabat tinggi militernya setelah serangkaian pembunuhan dan percobaan pembunuhan yang disebut-sebut dilakukan oleh Ukraina. Hal ini menjadi ketegangan baru untuk perang keduanya di Eropa.

Dikutip dari Reuters, Kepala Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) Alexander Bortnikov mengatakan bahwa pengamanan terhadap pejabat militer senior tentu saja akan diperketat, menyusul meningkatnya ancaman terhadap tokoh-tokoh penting negara.

Baca Juga: RI Buka Opsi Impor Minyak dari Rusia Hingga Brunei

Diketahui, serangan terbaru menargetkan sosok dari Wakil Kepala Badan Intelijen Militer Rusia, Letnan Jenderal Vladimir Alexeyev. Ia ditembak tiga kali saat berada di gedung apartemennya pada bulan lalu di Moskow.

Pelaku penembakan sendiri belum teridentifikasi dilaporkan melarikan diri setelah menembakkan beberapa peluru. Alexeyev di sisi lain sempat dalam kondisi serius namun kini dilaporkan sedang dalam pemulihan.

Alexeyev diketahui memiliki peran penting dalam operasi Rusia di Ukraina. Ia juga pernah menerima penghargaan “Pahlawan Rusia” dari Presiden Vladimir Putin. 

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuduh percobaan pembunuhan tersebut dilakukan oleh Ukraina. Namun dirinya tak bisa memberikan bukti atas tuduhan yang disampaikannya tersebut.

Baca Juga: Trump Soal Perang Rusia-Ukraina: Ada Kebencian Besar Antara Putin dan Zelensky

Ukraina sendiri  sebelumnya mengklaim bertanggung jawab atas sejumlah pembunuhan pejabat militer dari Rusia. Namun, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha membantah keterlibatan dalam insiden terbaru ini dan menyatakan pihaknya tidak mengetahui detail kejadian tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait: