Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bukan Cuma Energi, Pertamina Kini Bidik Ketahanan Digital Anak Sekolah

        Bukan Cuma Energi, Pertamina Kini Bidik Ketahanan Digital Anak Sekolah Kredit Foto: Pertamina
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Pertamina (Persero) mengambil langkah konkret membentengi Generasi Alpha dari ancaman adiksi game online dan risiko dunia maya. Melalui inisiatif ICT Goes to School, raksasa energi nasional ini menerjunkan tim ahli teknologi informasi (ICT) untuk mengedukasi ratusan siswa sekolah dasar di Surabaya mengenai pentingnya ketahanan digital.

        Langkah ini menyasar siswa kelas IV hingga VI di SDN Kandangan II dan III, usia yang dianggap paling krusial dalam pembentukan kebiasaan berinternet. Pertamina menempatkan program ini sebagai bagian dari strategi besar perusahaan dalam memenuhi kriteria Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek pengembangan sosial.

        Baca Juga: Lewat Program Pertapreneur Aggregator, Pertamina Bangun UMKM Pangan Berdaya Saing untuk Perkuat Ketahanan Pangan

        Senior Vice President Enterprise Information Technology Pertamina, Yoke Susatyo menekankan bahwa transformasi digital perusahaan harus berjalan selaras dengan perlindungan terhadap mentalitas generasi masa depan.

        “Keberhasilan transformasi digital bukan hanya soal kecanggihan sistem, tapi bagaimana kita memastikan teknologi tidak berdampak negatif pada kesehatan mental dan pola perilaku anak-anak. Di usia SD, mereka sangat rentan terpapar game secara berlebihan. Melalui program ini, kami ingin mengarahkan mereka agar melihat teknologi sebagai alat produktivitas, bukan sekadar hiburan yang melalaikan,” ujar Yoke dalam keterangan, Sabtu (17/1/2026).

        Pertamina memberikan materi yang fokus pada tiga hal utama: mengubah pola pikir dari sekadar bermain menjadi produktif, menjaga keamanan data pribadi, serta mengatur waktu agar kesehatan fisik tetap terjaga.

        VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menegaskan bahwa edukasi ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasi.

        “Program ICT Goes to School adalah investasi sosial jangka panjang Pertamina. Kami menerapkan budaya keberlanjutan dengan memastikan bahwa kehadiran operasional kami memberikan dampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk melindungi anak-anak dari risiko negatif dunia maya. Ini adalah bentuk tata kelola kepedulian sosial yang terukur,” jelas Baron.

        Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah SDN Kandangan II, Hima Kurniawan Arip Piyanto, menyebut bimbingan dari para profesional TI sangat membantu guru dalam mengarahkan siswa.

        “Anak-anak zaman sekarang sangat sulit dipisahkan dari game. Kehadiran Pertamina membantu kami sebagai pendidik untuk memberikan perspektif dari sisi profesional TI bahwa teknologi itu luas dan harus digunakan secara bijak. Ini bantuan yang sangat relevan dengan kebutuhan sekolah saat ini,” ungkap Hima.

        Salah satu peserta, Zulfatan Ibrahim Aufaraman yang merupakan siswa kelas 6, mengaku mendapatkan cara pandang baru terhadap perangkat digital yang ia gunakan sehari-hari.

        “Dulu saya pikir komputer cuma buat main game. Ternyata bisa buat belajar banyak hal dan kita harus hati-hati kalau ada orang asing mengajak berinteraksi di internet. Seru sekali belajarnya” katanya.

        Baca Juga: Pertamina EP Berhasil Genjot Produksi Minyak, Naik 6,6% Sepanjang 2025

        Lewat aksi ini, Pertamina tidak hanya fokus pada transisi energi, tetapi juga berkomitmen mencetak masyarakat yang cakap digital demi mendukung target pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Aldi Ginastiar

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: