Kredit Foto: Istimewa
vOffice, Tianjin Economic-Technological Development Area (TEDA) dan Ikatan Alumni Beijing Foreign Studies University (BFSU) berkolaborasi untuk membuka akses investasi China dari ke Indonesia. Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui forum bertajuk The Indonesia–China Business Bridge: Your Gateway to Investing in Indonesia di vOffice Centennial Tower, Jakarta, Rabu (21/1)
Forum ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan internasional, di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI periode 2020–2024 Sandiaga Salahuddin Uno, Secretary General of TEDA One-Stop Overseas Service Center Emily Zhou, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Edy Junaedi Harahap, serta perwakilan sektor energi, perbankan dan sumber daya manusia dari Indonesia dan China.
Baca Juga: Xi Jinping Dorong Manufaktur dan Konsumsi Domestik China
Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu membangun ekosistem yang mempertemukan pelaku usaha global dengan peluang investasi di Indonesia.
“Kerja sama ini berpotensi menciptakan ekosistem yang membantu semakin banyak pebisnis, baik dari China maupun negara lain untuk berinvestasi di Indonesia,” ujarnya.
Forum ini juga menghadirkan sesi diskusi mengenai peluang kerja sama, strategi masuk pasar serta pemahaman regulasi bagi perusahaan asing. Diskusi tersebut memberikan gambaran mengenai kesiapan ekosistem bisnis nasional dan potensi sektor-sektor strategis di Indonesia.
Dari sisi mitra internasional, Emily Zhou menilai Indonesia memiliki daya tarik yang kuat bagi investor global. Menurutnya, kerja sama ini diharapkan dapat mempermudah akses dan proses perusahaan asing untuk memasuki pasar Indonesia.
Rangkaian acara ditandai dengan peresmian plakat dan pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya kerja sama antara vOffice, TEDA dan Ikatan Alumni BFSU. Momentum ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun kolaborasi jangka panjang yang saling mendukung.
Baca Juga: Langsung Diajak Trump, China Terima Undangan Masuk Board of Peace
Melalui kolaborasi ini, vOffice menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan sekaligus mendorong peningkatan investasi lintas negara antara Indonesia dan China.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: