Mending Tunggu Samsung Galaxy A57 Rilis, Deh! Ini Bocoran Spesifikasinya
Kredit Foto: Swift Tech
Jelang peluncuran, Samsung Galaxy A57 makin membuat penasaran. Smartphone kelas menengah terbaru dari lini Galaxy A series ini telah mengantongi sertifikasi Tenaa di China dan mulai membocorkan gambaran spesifikasinya.
Sebelumnya, tepatnya pada November 2025, Galaxy A57 dengan nomor model SM-A5760 lebih dulu lolos sertifikasi dari otoritas 3C di China. Kini, penerus Galaxy A56 ini muncul di database Tenaa.
Berdasarkan pola rilis sebelumnya, Galaxy A57 5G diperkirakan akan diumumkan pada pekan pertama atau kedua Februari 2026, dengan penjualan resmi dimulai pada Maret 2026. Sebagai pembanding, Galaxy A56 mulai dijual di Indonesia pada awal Maret 2025, sehingga prediksi jadwal ini sejalan dengan siklus tahunan Samsung.
Indonesia, sebagai salah satu pasar utama Samsung, kemungkinan besar akan termasuk dalam gelombang awal distribusi.
Menariknya, bocoran dari tipster ternama Antoni melalui akun X menyebutkan bahwa Galaxy A57 akan mengusung tampilan yang sangat mirip dengan Galaxy S26 series. Strategi "trickle-down design" ini sudah sering dilakukan Samsung, seperti pada Galaxy A54 yang menyerupai S23, dan A55 yang mengadopsi gaya S24.
Bocoran desain menyebut bahwa modul kamera belakang bergaya Galaxy Z Flip7 series, berbentuk kapsul dengan tiga kamera tersusun vertikal dan simetris, memberikan kesan rapi dan modern. Bagian belakang didesain rata (flat) dan dipadukan dengan rangka berbahan metal, meningkatkan kesan kokoh dan premium. Kombinasi ini memungkinkan A57 tampil layaknya smartphone flagship meski tetap berada di segmen menengah.
Dari segi ergonomi, bodi Galaxy A57 diyakini akan lebih tipis dan ringan, bahkan diperkirakan di bawah 200 gram, sehingga nyaman digenggam sehari-hari. Ketahanan perangkat masih dipertahankan dengan sertifikasi IP67, sementara material belakang disebut akan menggunakan kaca, semakin menegaskan nuansa premium.
Sektor layar menghadirkan kejutan. Laporan beredar menyebutkan panel flexible OLED untuk Galaxy A57 akan dipasok oleh CSOT, produsen layar asal Tiongkok. Meski demikian, Samsung Display tetap menjadi pemasok utama. Langkah ini menarik karena merupakan pertama kalinya Samsung menggunakan panel OLED dari vendor luar untuk lini Galaxy A, diduga sebagai strategi menekan biaya produksi tanpa mengorbankan kualitas.
Dibandingkan pendahulunya (Galaxy A56) yang masih menggunakan panel rigid OLED, peralihan ke flexible OLED pada A57 diprediksi menghasilkan bezel lebih tipis dan tampilan yang lebih modern. Spesifikasi layarnya sendiri adalah panel Flexible OLED 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz, resolusi Full HD+, dan kecerahan puncak hingga 1900 nits, memastikan visibilitas yang jelas bahkan di bawah sinar matahari.
Sektor performa menjadi titik paling menarik. Galaxy A57 akan ditenagai oleh chipset Exynos 1680 berfabrikasi 4 nanometer. Chipset ini disebut-sebut merupakan lompatan besar, bahkan dua kali lebih kencang dibanding generasi sebelumnya (Exynos 1580). GPU yang digunakan adalah Xclipse 550 berbasis arsitektur RDNA 3.5 dari AMD, yang menjanjikan peningkatan performa grafis yang signifikan.
Dari sisi angka benchmark, Exynos 1680 digadang-gadang mampu menembus 1 juta poin lebih pada AnTuTu, setara dengan Snapdragon 7 Gen 4 dan MediaTek Dimensity 8000. Hal ini akan menempatkan Galaxy A57 sebagai pesaing tangguh di kelas midrange.
Untuk memori, tersedia opsi RAM 8 GB dan 12 GB (tipe LPDDR5X) serta penyimpanan internal 256 GB (tipe UFS 4.0), menjamin kecepatan untuk penggunaan harian maupun gaming.
Di sisi perangkat lunak, ponsel ini akan langsung berjalan dengan One UI 8 berbasis Android 16. Yang lebih mengesankan, Samsung dikabarkan akan memberikan dukungan update sistem operasi hingga 7 tahun plus update keamanan dalam periode yang sama. Ini merupakan gebrakan besar yang menunjukkan komitmen Samsung dalam menciptakan perangkat yang awet dan bersaing bahkan dengan smartphone flagship.
Sayangnya, di sektor kamera belum terlihat gebrakan besar. Setup kamera belakang Galaxy A57 dikabarkan masih sama dengan pendahulunya, terdiri dari:
- Kamera utama 50 MP dengan OIS
- Kamera ultra-wide 12 MP
- Kamera makro 5 MP
Baca Juga: Segera Hangus, Ini Promo Spesial Samsung dari BRI, Diskon hingga Rp1,3 Juta!
Belum ada kepastian mengenai kehadiran lensa telefoto, sehingga peningkatan di sektor fotografi terkesan minimal. Di sisi lain, kamera depan (selfie) 12 MP telah mendukung perekaman video hingga 4K@60fps, begitu pula dengan kamera belakang.
Dari segi konektivitas, Galaxy A57 dilengkapi dengan fitur yang sangat lengkap, seperti 5G, giroskop hardware, fingerprint in-display, Bluetooth 5.4, speaker stereo, IR blaster, NFC, dan bahkan dikabarkan akan memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu.
Namun, ada dua catatan yang mungkin menjadi pertimbangan: tidak adanya jack audio 3.5mm dan slot kartu microSD untuk ekspansi memori.
Galaxy A57 masih akan membawa baterai berkapasitas 5000 mAh dengan dukungan fast charging 45W. Sayangnya, tidak ada peningkatan signifikan di bagian ini dibandingkan generasi sebelumnya.
Meski angka pastinya belum terungkap, banyak analis memperkirakan akan ada kenaikan harga seiring dengan peningkatan spesifikasi yang cukup besar, terutama pada chipset dan dukungan pengisian daya cepat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: