Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Didorong Pemulihan Obligasi Jepang, Harga Bitcoin (BTC) Berupaya Capai US$90.000

        Didorong Pemulihan Obligasi Jepang, Harga Bitcoin (BTC) Berupaya Capai US$90.000 Kredit Foto: Freepik
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Harga mata uang kripto utama, termasuk bitcoin bergerak stabil pada Kamis (22/1). Hal ini terjadi setelah pulihnya pasar obligasi pemerintah dari Jepang. Hal itu meredakan kekhawatiran ekonomi global yang sebelumnya menekan bitcoin dan aset digital lainnya.

        Dilansir dariĀ Coinmarketcap, Bitcoin (BTC) bertahan dalam kisaran US$87.000-US$90.000. Hal itu terjadi seiring pemulihan harga obligasi pemerintah bertenor panjang yang mendorong penurunan imbal hasil di Jepang.

        Baca Juga: Strategy (MSTR) Tambah Kepemilikan Bitcoin (BTC) US$2,13 Miliar

        Di Negeri Sakura, imbal hasil obligasi tenor 30 tahun turun tajam setelah pejabat pemerintah menyerukan ketenangan pasar, membalikkan sebagian lonjakan yang sempat membawa biaya pinjaman meroket tinggi.

        Stabilisasi dalam pasar obligasi belum mencerminkan kembalinya selera risiko investor. Namun, kondisi tersebut untuk sementara menghilangkan salah satu sumber tekanan utama yang mendorong pelaku pasar bersikap defensif pada awal pekan ini.

        Pasar obligasi sempat tertekan tajam pada awal pekan dan mengguncang pasar keuangan global, termasuk kripto. Tekanan tersebut turut mendorong kenaikan imbal hasil obligasi dalam berbagai negara, termasuk obligasi pemerintah dari Amerika Serikat (AS).

        Kenaikan imbal hasil global berdampak signifikan terhadap pasar kripto karena pusat arus modal yang terdampak pasar utang dari Jepang. Lonjakan imbal hasil jangka panjang meningkatkan biaya pinjaman global dan mendorong investor memindahkan dana ke aset yang lebih aman dan memberikan imbal hasil.

        Baca Juga: Dua Minggu Berbahaya, Analis Peringatkan Bitcoin (BTC) Dapat Anjlok ke US$58.000

        Peralihan tersebut biasanya menekan aset spekulatif seperti kripto yang bergantung pada likuiditas longgar. Bitcoin sempat turun di bawah level saat ini ketika investor mengurangi eksposur, sementara altcoin mengalami penurunan lebih dalam akibat likuidasi posisi berbasis leverage.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: