Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dua Minggu Berbahaya, Analis Peringatkan Bitcoin (BTC) Dapat Anjlok ke US$58.000

Dua Minggu Berbahaya, Analis Peringatkan Bitcoin (BTC) Dapat Anjlok ke US$58.000 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Analis memperingatkan bahwa kondisi makroekonomi global saat ini membuka peluang bagi harga bitcoin untuk turun tajam, bahkan hingga US$58.000.

Trader Veteran, Peter Brandt.memperkirakan harga bitcoin berpotensi jatuh ke US$58.000 - US$62.000. Ia menilai bitcoin masih berada dalam tren turun atau bearish.

Baca Juga: Michael Saylor Isyaratkan Pembelian Bitcoin (BTC) Jumbo

Brandt membagikan grafik yang menunjukkan level resistensi utama bitcoin di US$102.300. Menurutnya, selama level tersebut tidak ditembus, tekanan penurunan masih mendominasi.

“US$58.000 - US$62.000 adalah level yang saya perkirakan akan dituju bitcoin. Jika tidak tercapai, saya tidak akan malu. Saya salah lima puluh persen dari waktu, dan itu tidak masalah,” ujar Brandt, dilansir Rabu (21/1).

Analis menilai target tersebut masuk akal, namun menekankan bahwa faktor makroekonomi akan lebih menentukan dibandingkan pola grafik semata.

Dari Amerika Serikat (AS), penurunan inflasi di bawah dua persen belum diikuti dengan pelonggaran kebijakan moneter karena bank sentral global masih bersikap hati-hati. Eskalasi tarif dagang atau meningkatnya ketegangan geopolitik berisiko memicu kembali inflasi dan menunda pemangkasan suku bunga.

Ketegangan Amerika Serikat dan Uni Eropa juga dinilai dapat memperburuk sentimen pasar, sehingga mendorong bank sentral mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama.

Baca Juga: Prediksi Kripto 2026: 5 Prakiraan Utama Untuk Bitcoin dan Altcoin

Baca Juga: 7 Safe Ways to Invest in Crypto for Beginners

Selama suku bunga tetap ketat dan likuiditas terbatas, analis menilai ada peluang bitcoin kembali ke kisaran pertengahan US$50.000.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: