Kredit Foto: Istimewa
Perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) kian mendorong transformasi fungsi human resources (HR) dari peran administratif menjadi mitra strategis bisnis. Pemanfaatan AI dinilai mampu memperkuat pengembangan kepemimpinan dan manajemen talenta secara lebih efektif, objektif, serta berbasis data.
Dalam pengelolaan talenta, AI digunakan untuk mengidentifikasi potensi karyawan, menganalisis kinerja, hingga memprediksi kebutuhan pengembangan kompetensi. Teknologi ini juga mempercepat proses rekrutmen dan membantu fungsi HR mengambil keputusan yang lebih akurat dalam pemetaan talenta internal maupun perencanaan suksesi.
Founder of Digimaster dan Coachee360, Dr. Elisa Indriasari, mengatakan pemanfaatan AI telah mengubah peran HR menjadi lebih strategis dalam mendukung keberlanjutan organisasi.
Baca Juga: Social Labs AI Ekspansi ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Basis Strategis
"Pemanfaatan AI menjadikan HR tidak lagi berfokus pada fungsi administratif semata, melainkan bertransformasi menjadi mitra strategis bisnis dalam menciptakan organisasi yang adaptif dan berkelanjutan,” ujar Elisa dalam acara Future-Ready HR: Integrating AI into Talent Strategy di Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Meski demikian, Elisa menekankan bahwa penerapan AI di bidang HR tetap perlu memperhatikan aspek etika, perlindungan data karyawan, serta mitigasi potensi bias algoritma agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara optimal.
Di sisi pengembangan kepemimpinan, AI berperan dalam menilai potensi kepemimpinan karyawan melalui analisis data kinerja, umpan balik, serta perilaku kerja. AI juga memungkinkan penyusunan program pembelajaran yang dipersonalisasi, termasuk pelatihan berbasis simulasi dan virtual coaching, guna meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan dan kepemimpinan.
Dengan pemanfaatan AI yang tepat, Elisa menilai organisasi memiliki peluang lebih besar untuk menyiapkan pemimpin masa depan sekaligus mengelola talenta secara unggul di tengah dinamika dunia kerja yang terus berubah.
Dalam kesempatan yang sama, Elisa juga meluncurkan Coachee360, sebuah AI-enabled coaching ecosystem yang dirancang untuk membantu organisasi membangun talenta yang siap menghadapi tantangan masa depan (future-ready).
Coachee360 mengintegrasikan metodologi professional coaching dengan teknologi untuk menghadirkan proses coaching yang lebih terstruktur, personal, dan terukur, selaras dengan kebutuhan bisnis serta pengembangan individu.
Baca Juga: Belajar AI Sejak SMA, Ratusan Pelajar Cimahi Naik Level di Internet BAIK Festival Telkomsel
“Coachee360 adalah platform coaching berbasis AI yang mendukung pengembangan kepemimpinan dan talenta melalui pendekatan holistik dan berbasis data. Platform ini mendorong pembelajaran berkelanjutan, efektivitas kepemimpinan, dan pertumbuhan organisasi yang berkesinambungan,” kata Elisa.
Selain peluncuran platform, acara ini juga diisi diskusi mengenai penerapan AI secara praktis dalam fungsi HR, khususnya untuk mendukung efektivitas kepemimpinan, pengembangan kinerja, dan pembelajaran berkelanjutan. Teknologi diposisikan sebagai enabler pengambilan keputusan, tanpa mengesampingkan nilai empati, komunikasi, serta kecerdasan emosional dalam kepemimpinan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Fajar Sulaiman