Kredit Foto: PPRO
PT PP Properti Tbk (PPRO) mengarahkan pengembangan bisnis properti agar selaras dengan isu keberlanjutan global dan prinsip environmental, social, and governance (ESG). Strategi tersebut menjadi bagian dari transformasi perusahaan dalam merespons perubahan preferensi pasar dan dinamika industri properti nasional.
PPRO menempatkan keberlanjutan sebagai salah satu fondasi pengembangan jangka panjang, seiring meningkatnya tuntutan konsumen dan pemangku kepentingan terhadap properti yang ramah lingkungan dan berorientasi pada nilai jangka panjang. Arah tersebut tercermin dalam penerapan konsep green building, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta kolaborasi dengan mitra yang memiliki visi serupa.
Direktur Komersial PPRO Daniel Moeis mengatakan konsumen properti saat ini tidak hanya mempertimbangkan aspek hunian, tetapi juga nilai keberlanjutan yang melekat pada produk. Menurutnya, perusahaan perlu beradaptasi dengan perubahan tersebut agar tetap relevan di tengah persaingan industri.
Baca Juga: PP Presisi Kantongi Tiga Kontrak Baru Rp1,2 Triliun
“PPRO terus bertransformasi, tidak hanya dalam pengembangan produk properti, tetapi juga dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan,” ujar Daniel.
Ia menambahkan, strategi tersebut juga menjadi bagian dari diferensiasi bisnis PPRO di tengah industri properti yang semakin kompetitif. Perusahaan menilai pendekatan keberlanjutan dapat menciptakan nilai tambah sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk yang dikembangkan.
Dalam konteks industri, penerapan prinsip ESG dinilai semakin relevan seiring meningkatnya perhatian terhadap pengurangan emisi karbon, efisiensi energi, serta tata kelola perusahaan yang berkelanjutan. PPRO memandang keberlanjutan bukan sebagai tren jangka pendek, melainkan sebagai bagian dari strategi korporasi yang terintegrasi.
Baca Juga: PTPP Rampungkan RSUD Tarempa Senilai Rp186,24 Miliar
Sebagai bagian dari pendekatan tersebut, PPRO menyelenggarakan pengundian program Super Sensational PPrize pada Jumat (23/1/2026) di Evenciio Apartment, Margonda, Depok. Program ini diperuntukkan bagi konsumen yang membeli unit properti PPRO sepanjang 1 Januari hingga 31 Desember 2025 dengan skema pembayaran hard cash.
Sebanyak 598 kupon dari konsumen PPRO diikutsertakan dalam program tersebut, yang melibatkan 11 proyek PPRO di berbagai kota di Indonesia. Dalam pengundian tersebut, PPRO menetapkan dua kendaraan listrik sebagai hadiah utama.
PPRO mengumumkan hadiah BYD M6 diraih oleh Manlian Ronald konsumen proyek Louvin Apartment, Jatinangor, sementara hadiah BYD Seal diraih oleh Geo Maygahanto, konsumen proyek Begawan Apartment, Malang. Penetapan pemenang dilakukan secara terbuka sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: