Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kenapa Oversharing di Media Sosial Berdampak Pada Kesehatan Mental?

        Kenapa Oversharing di Media Sosial Berdampak Pada Kesehatan Mental? Kredit Foto: Unsplash/Priscilla Du Preez
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Memiliki pekerjaan dan kewajiban yang harus dilakukan membuat manusia terus menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas setiap hari.

        Mulai dari bekerja hingga aktivitas-aktivitas santai seperti mendengarkan podcast atau menonton pertunjukan.

        Bagi orang yang dipenuhi kesibukkan, mungkin hanya sedikit aktivitas yang tidak menggunakan otak untuk berpikir. Selebihnya, otak mereka terus bekerja dan menjalankan berbagai macam kegiatan.

        Menurut beberapa orang mungkin hal ini biasa saja atau bahkan tidak menjadi masalah.

        Banyak juga yang berpendapat bahwa kita tidak boleh membuang-buang waktu untuk melakukan kegiatan yang tidak produktif.

        Namun sebuah penelitian mengatakan bahwa otak kita sebenarnya memerlukan waktu untuk beristirahat. Loren Frank, profesor di Center for Integrative Neuroscience di University of California mengatakan .

        “Untuk mempelajari sesuatu dengan baik, Anda perlu mempelajarinya sebentar dan kemudian istirahat.”.

        Hal tersebut dibuktikannya dalam sebuah pelatihan pendidikan, yang menunjukkan bahwa seseorang dapat menyimpan informasi baru dengan baik setelah pikiran mereka mendapat waktu beristirahat.

        Setelah menerima informasi baru otak perlu jeda untuk mencerna, mengurai tentang hal yang baru saja dipelajari.

        Dalam penelitiannya, Frank juga melakukan percobaan pada seekor tikus.

        Dimana ia memberikan waktu beristirahat kepada tikus yang telah menyelesaikan labirin baru.

        Saat beristirahat, tikus tersebut kembali memutar pengalaman navigasi di labirin.

        Sehingga saat diuji kembali setelah istirahat, tikus tersebut dapat menemukan jalan lebih cepat.

        Beberapa Cara Mengistirahatkan Otak

        Mengutip dari News.com.au ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengistirahatkan otak.

        Pertama adalah beristirahat dengan cara tidur, seseorang yang memiliki tidur cukup sebagai istirahat dipercaya dapat melakukan kegiatan lebih produktif.

        Pastikan tidak ada distraksi selama tidur, sehingga otak benar-benar bersantai.

        Selanjutnya adalah berhenti sejenak dari media sosial. Sebelum maraknya media sosial seseorang memiliki banyak waktu luang untuk mengistirahatkan otak.

        Namun saat ini jika memiliki waktu senggang, banyak orang yang menghabiskan waktu di media sosial. Meskipun terkesan bersantai nyatanya otak kita tetap menerima banyak informasi dan disibukkan oleh berbagi pikiran.

        Terakhir adalah mencoba melakukan satu aktivitas dalam satu waktu. Hindari multitasking dan mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang sama.

        Hal tersebut tentu akan membuat otak merasa lelah dan kurang fokus.

        Selain cara di atas, Loren Frank mengatakan bahwa waktu yang dibutuhkan otak untuk beristirahat cukup 15 menit, jadi bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti berjalan kaki untuk menyegarkan pikiran.

        Setelah itu kita bisa kembali memulai kegiatan yang produktif. (WE Trivia/Sabriena Yully Puspita)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: