- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
DPRD DKI Jakarta Pertanyakan Kebijakan Perparkiran yang Dinilai Belum Optimal Mengerek Retribusi Daerah
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
DPRD DKI Jakarta menyoroti masalah pengelolaan parkir melalui Unit Pengelola (UP) Perparkiran untuk menggenjot pungutan dari retribusi daerah.
Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Tri Waluyo menilai ada potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor perparkiran yang masih cukup besar.
Ia pun meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI memperketat pengawasan terhadap pengelolaan parkir karena tujuannya bisa memaksimalkan potensi pendapatan daerah sekaligus menekan praktik parkir liar di lapangan.
"Kami memberikan pengawasan ekstra agar kebocoran PAD di lapangan bisa diminimalisir,” kata Tri.
Tri menambahkan saat ini sektor parkir masih menemui kendala merebaknya parkir liar dan belum optimalnya kontribusi pendapatan parkir ke kas daerah.
Tri pun mendesak agar Pemprov DKI, khususnya Dishub DKI melakukan pengawasan esktra agar praktik parkir liar bisa ditekan signifikan.
"Kami mempertanyakan kenapa parkir liar ini bisa terus ada," tutupnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: