Kredit Foto: Istimewa
Bursa Saham Amerika Serikat (AS) ditutup nyaris tidak berubah pada Rabu (28/1). Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi dan tidak memberikan petunjuk jelas mengenai kapan biaya pinjaman akan kembali diturunkan.
Dilansir dari Reuters, Kamis (29/1), Dow Jones Industrial Average (DJI) naik tipis 0,02% ke 49.015,60. Sementara S&P 500 (SPX) turun tipis 0,01% ke 6.978,03. Adapun Nasdaq Composite (IXIC) mencatat kenaikan 0,17% ke 23.857,45.
Baca Juga: Harga Saham Ambruk, BBCA Berencana Buyback Rp5 Triliun
The Fed menyoroti inflasi yang masih berada di level tinggi di tengah pertumbuhan ekonomi yang solid. Bank sentral juga menyebut pasar tenaga kerja telah menunjukkan beberapa tanda stabilisasi dan menghapus pernyataan sebelumnya yang menyebutkan risiko penurunan terhadap lapangan kerja meningkat.
Investor sebelumnya telah memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga acuan di 3,5%–3,75%. Setelah pernyataan dirilis, investor meningkatkan spekulasi bahwa pemangkasan suku bunga bisa dimulai pada Juni.
Ketua The Fed Jerome Powell berhati-hati untuk tidak mengomentari arah kebijakan ke depan. Ia menegaskan bahwa keputusan selanjutnya akan tetap bergantung pada data ekonomi, seraya menyebut risiko kenaikan inflasi dan risiko pelemahan pasar tenaga kerja kini telah berkurang.
“Baik Anda masuk dengan pandangan bullish maupun bearish, setelah konferensi pers ini Anda keluar dengan perasaan yang hampir sama,” kata Equity Sales Trader Rosenblatt Securities, Michael James.
Ia menambahkan bahwa meskipun risiko pada sisi ketenagakerjaan dan inflasi telah mengecil, tekanan inflasi secara keseluruhan masih cukup membandel. Menurutnya, belum ada perubahan signifikan pada pasar tenaga kerja maupun inflasi yang cukup kuat untuk mendorong bank sentral bertindak lebih agresif.
Setelah mencerna keputusan bank sentral, perhatian investor beralih ke awal musim laporan keuangan perusahaan teknologi raksasa yang tergabung dalam kelompok Magnificent Seven.
Baca Juga: Dana Asing Kabur Rp6,17 Triliun Kala IHSG Ambrol 8%, Saham-saham Ini Jadi Korban
Saham Meta Platforms dan Tesla menguat setelah laporan keuangan mereka dirilis usai penutupan pasar. Sementara Microsoft justru melemah menyusul publikasi kinerja terbarunya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: