Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kas Amerika Serikat Digerus Perang Iran: Ratusan Triliun Lenyap dalam Seminggu

Kas Amerika Serikat Digerus Perang Iran: Ratusan Triliun Lenyap dalam Seminggu Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Amerika Serikat (AS) mendapati kas mereka tergerus cukup besar oleh biaya perang melawan Iran. Estimasi mencatatkan bahwa dalam enam hari, operasi militer tersebut sudah menelan biaya sedikitnya US$11,3 miliar atau sekitar Rp190,97 triliun.

Laporan Reuters, menyebutkan bahwa biaya perang bisa lebih besar dari US$11,3 miliar. Hal ini karena angka tersebut belum mencerminkan total biaya perang secara keseluruhan, tetapi diberikan kepada para anggota parlemen yang meminta transparansi lebih besar terkait konflik yang terus meluas di Timur Tengah.

Baca Juga: Tewaskan Ratusan Pelajar, Dugaan Rudal Amerika Serikat Menyasar Sekolah di Iran Makin Kuat

Adapun laporan juga menyebut sekitar US$5,6 miliar dari total biaya tersebut berasal dari penggunaan berbagai jenis munisi selama dua hari pertama serangan udara.

Gedung Putih juga kemungkinan akan segera mengajukan permintaan dana tambahan ke Kongres Amerika Serikat. Permintaan tersebut diperkirakan bisa mencapai US$50 miliar.

Namun, beberapa pejabat dilaporkan menilai angka tersebut kemungkinan masih terlalu rendah mengingat skala operasi militer yang terus berkembang untuk melawan Iran.

Amerika Serikat sendiri hingga kini belum merilis estimasi resmi mengenai total biaya perang atau berapa lama operasi militer tersebut akan berlangsung.

Konflik Iran-Amerika Serikat dan Israel dimulai pdengan serangan udara besar-besaran yang kemudian memicu konflik regional lebih luas pada 28 Februari.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya telah menang dalam perang tersebut. Namun ia menegaskan pihaknya akan tetap melanjutkan operasi hingga seluruh tujuan militer tercapai.

Baca Juga: Amerika Serikat: Serangan Iran Kian Lemah, Di Bawah Ekspektasi

Konflik Iran-Amerika Serikat dan Israel telah menewaskan sekitar 2.000 orang, sebagian besar warga Iran dan Lebanon. Ia juga telah memicu gangguan besar pada pasar energi global dan jalur transportasi internasional.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar