Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BPDP Bidik Akselerasi Peremajaan Sawit Rakyat Capai 50 Ribu Hektare tahun 2026

        BPDP Bidik Akselerasi Peremajaan Sawit Rakyat Capai 50 Ribu Hektare tahun 2026 Kredit Foto: BPDP
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memperkuat komitmennya dalam mendorong percepatan penyaluran Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) tahun 2026 dengan menargetkan penyaluran PSR mencapai 50.000 hektare.

        BPDP telah melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama PSR Tiga Pihak Tahap I dengan total luas lahan mencapai 5.682 hektare.

        Ketua Dewan Pengawas BPDP, Dida Gardera, mengatakan bahwa penyaluran PSR melibatkan 42 lembaga penyalur, yang terdiri atas 38 penyaluran melalui jalur kedinasan dan 4 penyaluran melalui jalur kemitraan.

        “Program pada tahap I ini tersebar di 11 provinsi, dengan Provinsi Riau menjadi wilayah dengan luasan PSR terbesar, yakni mencapai 1.825,7 hektare,” kata Dida di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

        Baca Juga: B50 Meluncur 2026, IESR: Awas Rebutan Sawit untuk Perut vs Tangki BBM

        Dalam rangka mendukung kelancaran penyaluran dana PSR pada Tahap I, BPDP bekerja sama dengan 10 bank penyalur yang berperan aktif dalam proses pembiayaan serta pendampingan kepada pekebun sawit rakyat. Keterlibatan perbankan ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program sekaligus memperkuat akuntabilitas dan tata kelola penyaluran dana.

        “BPDP selalu mendorong sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan kelompok pekebun guna memastikan program peremajaan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan,” tambahnya.

        Dida menegaskan, Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat, memperkuat kesejahteraan pekebun, serta mendukung keberlanjutan industri sawit nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: