Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bukakan Pintu Lebar-lebar, China Siap Perkuat Kerja Sama Dengan AS

        Bukakan Pintu Lebar-lebar, China Siap Perkuat Kerja Sama Dengan AS Kredit Foto: Reuters/Aly Song
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        China menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS). Ia siap dalam mengelola perbedaan, memperluas kerja sama dan mendorong hubungan ekonomi serta perdagangan bilateral yang stabil dan berkelanjutan dari Beijing dan Washington.

        Juru Bicara Kementerian Perdagangan China, He Yongqian menegaskan bahwa dialog tetap menjadi kunci utama dalam hubungan ekonomi kedua negara.

        Baca Juga: Mobil Listrik Jagoan Xiaomi ini untuk Pertama Kalinya Jadi Mobil Made ini China yang Diakui oleh Gran Turismo di PlayStation

        Menurut He, China dan Amerika Serikat telah menggelar lima putaran konsultasi ekonomi dan perdagangan sepanjang tahun lalu, yang dilaksanakan berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati dan saling menguntungkan. Rangkaian pertemuan tersebut disebut telah menghasilkan sejumlah hasil positif.

        “Hal ini sepenuhnya menunjukkan bahwa kedua negara dapat menemukan cara untuk menyelesaikan perbedaan ekonomi dan perdagangan melalui dialog dan konsultasi yang setara,” ujar He, dilansir dari Xinhua, Jumat (30/1).

        Ia menambahkan bahwa setelah pertemuan tersebut, kedua pihak terus menjaga komunikasi dalam berbagai tingkatan melalui mekanisme konsultasi ekonomi dan perdagangan China-AS.

        Kerja sama kedua negara bertujuan untuk mendorong implementasi konsensus penting yang telah dicapai oleh kedua kepala negara, termasuk kesepakatan yang dihasilkan dalam konsultasi ekonomi dan perdagangan dari China-Amerika Serikat di Kuala Lumpur.

        Baca Juga: Uni Eropa: Digital Euro Jadi Kunci Bebas Ketergantungan Visa dan Mastercard Amerika Serikat (AS)

        Ke depan, pihaknya menegaskan kesediaannya untuk terus menegakkan dan melaksanakan kesepakatan strategis yang telah dicapai oleh para pemimpin kedua negara, serta memanfaatkan secara optimal mekanisme konsultasi yang ada guna menjaga stabilitas hubungan ekonomi bilateral.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: