Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Emiten Rokok HM Sampoerna (HMSP) Raup Penjualan Rp112,17 Triliun di 2025

Emiten Rokok HM Sampoerna (HMSP) Raup Penjualan Rp112,17 Triliun di 2025 Kredit Foto: Sampoerna
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kinerja keuangan PT Hanjaya Mandala (HM) Sampoerna Tbk (HMSP) sepanjang 2025 menunjukkan penurunan tipis. Emiten produsen rokok tersebut membukukan laba bersih Rp6,6 triliun, sedikit melemah 0,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,64 triliun.

Sejalan dengan capaian tersebut, laba per saham dasar HMSP tercatat stagnan di level Rp57. Dari sisi pendapatan, penjualan bersih perusahaan tercatat Rp112,17 triliun, turun 4,84 persen dibandingkan Rp117,88 triliun pada tahun sebelumnya.

Penjualan itu berasal dari berbagai segmen, baik dari pihak berelasi maupun pihak ketiga. Kontribusi penjualan dari pihak berelasi terdiri atas ekspor Rp2,15 triliun dan lokal Rp692,42 miliar.

Sementara itu, dari pihak ketiga lokal, penjualan didominasi oleh segmen sigaret kretek mesin Rp61,4 triliun, disusul sigaret kretek tangan Rp38,2 triliun, sigaret putih mesin Rp5,85 triliun, serta sigaret putih tangan Rp958,38 miliar. Selain itu, HMSP juga mencatatkan penjualan dari produk bebas asap Rp2,44 triliun serta kategori lainnya Rp448,15 miliar.

Baca Juga: Gelar RUPSLB, Sampoerna Rombak Susunan Direksi

Meski penjualan mengalami koreksi, perusahaan berhasil menekan beban pokok penjualan menjadi Rp91,55 triliun, turun dari Rp99,34 triliun pada tahun sebelumnya. Kondisi ini membuat laba kotor meningkat menjadi Rp20,61 triliun, lebih tinggi dibandingkan Rp18,53 triliun pada akhir tahun sebelumnya.

Di sisi biaya operasional, beban penjualan tercatat Rp7,96 triliun, naik tipis dari Rp7,89 triliun. Sementara beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp3,36 triliun dari sebelumnya Rp2,94 triliun.

Adapun penghasilan keuangan mengalami penurunan menjadi Rp346,71 miliar dari Rp720,73 miliar, sedangkan biaya keuangan sedikit turun menjadi Rp38,65 miliar dari Rp39,56 miliar.

Perusahaan juga mencatat bagian laba bersih entitas asosiasi Rp9,67 miliar, meningkat dari Rp4,98 miliar pada periode sebelumnya. Di sisi lain, penghasilan lain-lain tercatat Rp428,19 miliar dari sebelumnya Rp452,84 miliar, sedangkan beban lain-lain melonjak menjadi Rp604,21 miliar dari Rp150,61 miliar. 

Baca Juga: Laba Emiten Happy Hapsoro (BUVA) Terbang 1.073% Sepanjang 2025

Dari sisi neraca, total aset HMSP pada akhir 2025 tercatat Rp51,56 triliun, menurun dibandingkan posisi akhir tahun sebelumnya Rp54,29 triliun. Liabilitas juga mengalami penyusutan menjadi Rp23,21 triliun dari sebelumnya Rp25,93 triliun.

Sementara itu, jumlah ekuitas perusahaan tercatat Rp28,35 triliun, relatif stabil dari posisi akhir 2024 yang juga berada di level Rp28,35 triliun.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri