Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rebound! IHSG Hari Ini Jumat (30/1) Dibuka Menguat 1% ke Level 8.300

        Rebound! IHSG Hari Ini Jumat (30/1) Dibuka Menguat 1% ke Level 8.300 Kredit Foto: Uswah Hasanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound dengan penguatan ke level 8.308,72 pada pembukaan perdagangan Jumat, 30 Januari 2026. Merujuk data RTI pada pukul 09.05 WIB, IHSG masih tercatat naik 117,33 poin atau setara 1,43% ke level 8.349,53.

        Sehari sebelumnya Kamis (29/1), IHSG menutup perdagangan dengan pelemahan 88,35 poin atau 1,06% ke level 8.232,20.

        Tekanan yang masif bahkan menyeret IHSG jatuh 10% ke posisi 7.481,98 hingga sempat diberlakukan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt. Ini terjadi menyusul sorotan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait transparansi free float saham di Indonesia. 

        Pergerakan saham pada awal perdagangan hari ini didominasi rapor hijau. Sebanyak 463 saham menguat, hanya 101 saham melemah dan 127 saham lainnya stagnan. 

        Per pagi hari ini, IHSG sudah memperjualbelikan 3,2 miliar lembar saham dengan frekuensi 226.732 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp2,45 triliun. 

        Baca Juga: Asing Jualan Lagi Rp4,44 Triliun, Saham BBCA Terus Jadi Sasaran!

        Adapun penguatan ini terjadi setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak cepat merespons gejolak yang sempat memicu kepanikan pasar.

        Dalam pertemuan yang digelar kemarin, OJK dan BEI mengambil sejumlah langkah strategis di antaranya akan mengecualikan investor dalam kategori corporate dan others dalam perhitungan free float, sekaligus mempublikasikan data kepemilikan saham di atas maupun di bawah 5% secara lebih rinci kepada MSCI.

        Selain itu, regulator berencana membuka data ultimate beneficial owner (UBO) untuk 100 emiten sebagai tahap awal, serta menerbitkan aturan free float minimum sebesar 15% dalam waktu dekat. Emiten yang tidak dapat memenuhi ketentuan tersebut akan dikenakan exit policy.

        Baca Juga: Purbaya Minta Saham Gorengan Diberantas, Ini Jawaban OJK

        OJK menargetkan seluruh penyesuaian regulasi dan teknis agar memenuhi standar MSCI dapat dirampungkan sebelum Maret 2026. Per hari ini, OJK juga akan sementara berkantor di BEI  sebagai langkah percepatan reformasi pasar modal agar selaras dengan standar MSCI

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: