Catat Penjualan Tertinggi, Linktown Raih One Smile Club Award 2026 dari Sinar Mas Land
Kredit Foto: WE
Linktown kembali menorehkan prestasi gemilang di industri properti nasional dengan meraih One Smile Club Award 2026 dari Sinar Mas Land. Kali ini, penghargaan Diamond Achievement diraih Linktown setelah sukses membukukan nilai penjualan tertinggi di sepanjang tahun 2025.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam acara One Smile Club Award 2026 Championsales Celebration yang berlangsung di Nusantara Hall 1, ICE BSD, Kamis malam, (29/).
One Smile Club Awards 2026 merupakan ajang penghargaan bagi kantor agen properti yang telah bermitra dalam memasarkan properti Sinar Mas Land, serta berkontribusi besar terhadap pencapaian penjualan di sepanjang tahun 2025.
Abel Kurniajaya, Co-Founder Linktown mengatakan, penghargaan One Smile Club Awards bukanlah yang pertama. Sebelumnya, Linktown telah tiga kali meraih penghargaan serupa, masing-masing pada 2022, 2023, dan 2025. “Hal ini menegaskan konsistensi kinerja Linktown sebagai mitra strategis yang sejak 2020 telah menjalin kerja sama eksklusif dengan Sinar Mas Land,” tuturnya.
Di samping itu, imbuhnya, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kinerja dan komitmen Linktown dalam mendukung pencapaian penjualan Sinar Mas Land. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar profesionalisme dan memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi industri properti,” ujarnya.
Menurut Abel Kurniajaya, sepanjang tahun 2025, Linktown berhasil memasarkan sekitar 1.800 unit properti dengan total nilai penjualan mencapai Rp3,1 triliun. “Capaian tersebut didorong oleh tingginya minat pasar terhadap berbagai produk properti, baik hunian maupun komersial,” terangnya.
Dari sisi wilayah, Tangerang masih menjadi kawasan dengan peminat tertinggi, disusul oleh Bekasi. “Adapun kisaran harga properti yang paling banyak diminati berada di rentang Rp800 juta hingga Rp5 miliar, mencerminkan kuatnya permintaan di segmen menengah hingga atas,” kata Abel.
Sementara itu, Winaldo, Co-Founder Linktown menuturkan, dalam menghadapi dinamika pasar, Linktown mengandalkan strategi pemasaran digital-first yang berbasis kepercayaan (trust). “Strategi ini dijalankan dengan fokus pada solusi yang tepat sasaran, didukung oleh konten yang edukatif serta proses tindak lanjut (follow up) yang konsisten,” ungkapnya.
Memasuki tahun 2026, Linktown akan menitikberatkan strategi pada efisiensi dan optimalisasi anggaran, serta melanjutkan sejumlah program penjualan yang terbukti efektif sepanjang 2025. “Dengan strategi tersebut, Linktown menargetkan nilai penjualan sebesar Rp3,5 triliun pada 2026,” jelas Winaldo.
Melanjutkan ekspansi bisnis, imbuhnya, Linktown berencana meresmikan cabang Jawa Tengah setelah Lebaran 2026, yang mencakup wilayah Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Joglosemar). “Meski peresmian fisik baru akan dilakukan tahun ini, namun aktivitas penjualan di wilayah tersebut telah berjalan,” kata Winaldo.
Melihat prospek pasar properti 2026, Linktown menilai pertumbuhan masih terbuka, meski tidak merata di semua sektor. Beberapa segmen seperti industri dan logistik diproyeksikan memiliki momentum yang kuat, sementara sektor hunian, perkantoran, dan apartemen cenderung tumbuh lebih stabil dan moderat.
Terkait kondisi makroekonomi, termasuk melemahnya nilai tukar rupiah dan meningkatnya harga emas, Winaldo menilai properti masih tetap relevan sebagai instrumen investasi. “Pasar properti Indonesia di 2026 masih menarik, namun lebih selektif dan dipengaruhi oleh biaya pendanaan serta permintaan riil. Investasi properti tetap layak, terutama untuk jangka panjang dan di lokasi yang tepat,” tutupnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Sufri Yuliardi
Tag Terkait: