Kredit Foto: PLN IP
PT PLN Indonesia Power (PLN IP) resmi menetapkan arah strategis perusahaan untuk tahun 2026. Melalui pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026, PLN IP fokus pada transformasi hijau dan penguatan ketahanan listrik nasional.
Langkah strategis ini mengusung tema “Driving Strategy Into Action, Empowering Green Transformation Towards Sustainable Future”. Fokus utamanya meliputi operational excellence, efisiensi biaya, hingga pengembangan bisnis hijau.
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, memberikan apresiasi atas kinerja PLN IP yang konsisten menjaga keandalan listrik sekaligus menjadi garda terdepan transisi energi di PLN Group.
“Tahun 2025 telah kita lalui dengan capaian yang positif. Ke depan, tahun 2026 diharapkan dapat menjadi momentum peningkatan kinerja yang lebih baik," ujar Darmawan dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).
Darmawan meyakini seluruh insan PLN memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan RKAP 2026 sebagai panduan menjaga keberlanjutan bisnis.
"Saya meyakini seluruh insan PLN memiliki komitmen dan kesiapan untuk mengawal serta mewujudkan RKAP sebagai marwah perusahaan yang harus diperjuangkan bersama demi keberlanjutan bisnis dan ketahanan sistem kelistrikan nasional,” tuturnya.
Baca Juga: Perkuat Legalitas Aset, PLN UIP JBT Terima 90 Sertifikat Tanah di Jawa Barat
Menghadapi tantangan tahun 2026, PLN IP akan melanjutkan transformasi korporasi berbasis digital. Perusahaan juga akan memperkuat portofolio bisnis di luar kelistrikan (beyond kWh).
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan fase krusial untuk mengakselerasi transisi energi melalui eksekusi yang terukur.
“PLN Indonesia Power berkomitmen menjadikan tahun 2026 sebagai tahun akselerasi transisi energi," tegas Bernadus.
Ia menambahkan, strategi perusahaan tidak hanya soal menjaga keandalan pembangkit, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi negara.
"Melalui flagship strategy yang kami tetapkan, kami tidak hanya menjaga keandalan pembangkit, tetapi juga mempercepat pemanfaatan energi bersih, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi perusahaan dan negara,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Istihanah