Serah Terima 525 Sertipikat, PLN dan BPN Jabar Akselerasi Sertifikasi Aset Kelistrikan
Kredit Foto: Istimewa
PT PLN (Persero) bersama Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Barat (Kanwil BPN Jawa Barat) mempertegas sinergi strategis dalam percepatan sertifikasi aset tanah melalui Konsinyering Percepatan Sertifikasi Aset Tanah PT PLN (Persero) Tahun 2026 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, guna mendukung keandalan infrastruktur ketenagalistrikan.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kanwil BPN Jawa Barat, Vice President Sertifikasi Aset Property PT PLN (Persero), General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP JBB, Manager Aset Property dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, beserta jajaran pengelola sertifikasi aset tanah PLN.
Dalam kesempatan tersebut, Kanwil BPN Jawa Barat menyerahkan 525 sertipikat hak atas tanah, dengan 63 sertipikat di antaranya diserahkan kepada PLN UIP JBB sebagai capaian penataan dan sertifikasi aset kelistrikan sepanjang tahun 2025. Agenda konsinyering dilanjutkan dengan pembahasan teknis dan penandatanganan komitmen bersama sebagai landasan akselerasi sertifikasi aset tanah milik PLN.
Kepala Kanwil BPN Jawa Barat, Yuniar Hikmat Ginanjar, menegaskan bahwa aset kelistrikan memiliki peran vital bagi masyarakat.
“Melalui forum konsinyering ini, kami mendorong proses sertifikasi agar berjalan lebih cepat, tertib, dan sesuai ketentuan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujarnya.
Memasuki tahun 2026, PLN UIP JBB menargetkan sertifikasi 55 bidang aset tanah pada Semester I Tahun 2026, terdiri atas 1 Gardu Induk dan 54 tapak tower, dari total 1.528 bidang aset PLN di Provinsi Jawa Barat.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP JBB, Nur Akhsin, menyampaikan bahwa kesiapan administrasi dan koordinasi lintas pihak menjadi kunci keberhasilan sertifikasi.
“Melalui konsinyering ini, kami dan BPN duduk bersama untuk merumuskan solusi yang tepat dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Baca Juga: Sahkan RKAP 2026, PLN IP Fokus Transformasi Hijau dan Efisiensi
General Manager PLN UIP JBB, Yasir, menegaskan bahwa sertifikasi aset merupakan bagian strategis dalam menjaga keandalan sistem ketenagalistrikan nasional.
“Aset yang tertata dengan baik menjadi fondasi kelancaran pembangunan dan operasional infrastruktur ketenagalistrikan serta kunci pencapaian target sertifikasi 2026 secara terencana,” ungkapnya.
Melalui sinergi yang solid antara PLN dan Kanwil BPN Jawa Barat, konsinyering ini diharapkan memperkuat penataan aset kelistrikan yang tertib dan berkelanjutan demi layanan listrik yang andal bagi masyarakat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: