Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Bursa Saham Asia menguat tajam pada Selasa (3/2). Kenaikan didorong reli saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) dan teknologi setelah penutupan kuat di Wall Street Amerika Serikat (AS).
Berikut ini adalah catatan pergerakan sejumlah indeks utama dari Bursa Asia. Bursa Korea Selatan menjadi sorotan dalam perdagangan kali ini:
- Hang Seng (Hong Kong): Naik 0,22% ke 26.834,77
- CSI 300 (China): Naik 1,18% ke 4.660,11
- Shanghai Composite (China): Naik 1,29% ke 4.067,74
- Nikkei 225 (Jepang): Naik 3,92% ke 54.720,66
- Topix (Jepang): Naik 3,10% ke 3.645,84
- Kospi (Korea Selatan): Naik 6,84% ke 5.288,08
- Kosdaq (Korea Selatan): Naik 4,19% ke 1.144,33
Penguatan terjadi seiring kenaikan saham teknologi dan pembuat chip, sementara investor menantikan laporan kinerja perusahaan besar pekan ini, termasuk Amazon dan Alphabet.
Dari Korea Selatan, sentimen terhadap saham-saham terkait akal imitasi begitu kuat dan membuat investor bertaruh bahwa permintaan jangka panjang terhadap sektor tersebut akan terus menopang kinerja perusahaan pembuat chip dan pemasok teknologi.
Di Australia, bank sentral menaikkan suku bunga acuan menjadi 3,85%. Dewan Reserve Bank of Australia (RBA) secara bulat menyetujui kenaikan tersebut karena aktivitas ekonomi dinilai tetap tangguh.
Dari India, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan dagang dengan negara tersebut, yang memangkas tarif impor barang India menjadi 18%. Kesepakatan itu menyusul negosiasi berbulan-bulan setelah tarif sebelumnya sempat naik hingga 50%.
Baca Juga: Bareskrim Sebut Saham PIPA Tak Layak IPO
India di sisi lain akan secara bertahap menghentikan pembelian minyak dari Rusia. Ia juga akan meningkatkan impor energi dan produk lain dari Amerika Serikat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: