Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kevin Warsh Berpotensi Pangkas Suku Bunga Dolar AS Hingga 100 bps!

Kevin Warsh Berpotensi Pangkas Suku Bunga Dolar AS Hingga 100 bps! Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Calon Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh berpotensi memangkas suku bunga secara agresif dan cepat, yang mana akan berdampak besar terhadap dolar dari Amerika Serikat (AS).

Analis Global Economy and Development Program Brookings Institution, Robin Brooks memperkirakan pasar akan dikejutkan oleh manuver dari Warsh. Menurutnya, kepemimpinan sosok itu akan membuat bank sentral memangkas suku bunga hingga 100 basis poin dalam empat pertemuan kebijakan pada Juni, Juli, September dan Oktober.

Baca Juga: Perdagangan Karbon Jalan Juni 2026, Hashim: Miliaran Dolar Masuk RI

“Langkah ini bisa dipersepsikan sebagai reset kebijakan moneter untuk mengakui tingkat suku bunga netral yang lebih rendah dan jauh melampaui sekitar 40 basis poin pemangkasan yang saat ini diperkirakan pasar,” kata Brooks.

Warsh dikenal dengan rekam jejak yang hawkish saat menjabat sebagai Gubernur The Fed. Ia sendiri menjabat pada krisis keuangan 2008–2009. Gaya kepemimpinannya memicu kekhawatiran pasar bahwa suku bunga akan sulit diturunkan. Hal ini juga memunculkan spekulasi potensi ketegangan baru antara bank sentral dan Gedung Putih.

Namun Brooks menilai persepsi tersebut keliru. Warsh justru menurutnya berpeluang mendorong kebijakan suku bunga lebih rendah dengan membangun narasi produktivitas tinggi dan inflasi rendah, terutama dengan memandang lonjakan adopsi kecerdasan buatan sebagai faktor disinflasi yang meningkatkan produktivitas dan daya saing dari Amerika Serikat.

Ia menambahkan kebijakan tersebut berpotensi menekan nilai tukar dolar AS. Hal ini tidak terlepas dari perkirakaan jika proyeksi tersebut terwujud, suku bunga acuan dolar diperkirakan turun ke kisaran 2,5%–2,75%.

Baca Juga: Visa: Masih Dikalahkan Dolar, Stablecoin Belum Punya Daya Tarik Kuat

Diketahui, Ketua The Fed saat ini adalah Jerome Powell. Masa jabatannya akan berakhir pada Mei. Bulan lalu, dia menahan suku bunga di 3,5%–3,75%.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: