Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Saham Wall Street Dilanda Kekhawatiran Disrupsi AI

        Saham Wall Street Dilanda Kekhawatiran Disrupsi AI Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Bursa Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup melemah tajam pada Selasa (3/2). Penurunan terjadi seiring meningkatnya kekhawatiran investor bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) akan memperketat persaingan dan menekan margin perusahaan perangkat lunak.

        Dikutip dari Reuters, S&P 500 turun 0,84% ke 6.917,81. Nasdaq Composite merosot 1,43% ke 23.255,19. Sementara Dow Jones Industrial Average melemah 0,34% ke 49.240,99.

        Baca Juga: Buyback Saham, Barito Pacific (BRPT) Siapkan Dana Rp1 Triliun

        Tekanan terjadi menjelang rilis laporan keuangan kuartalan dari raksasa teknologi Alphabet dan Amazon. Saham kedua perusahaan tersebut tercatat melemah dalam perdagangan di Selasa.

        Dalam beberapa bulan terakhir, investor menjadi lebih selektif terhadap saham-saham bertema AI. Investor kini menuntut bukti imbal hasil nyata dari investasi besar yang telah digelontorkan perusahaan untuk pengembangan teknologi tersebut.

        “Kami melihat banyak saham perangkat lunak yang dianggap berpotensi terdampak disrupsi seiring kemajuan kecerdasan buatan. Banyak perusahaan software dari berbagai segmen ikut tertekan,” kata Kepala Strategi Pasar B. Riley Wealth, Art Hogan.

        Baca Juga: Bareskrim Usut Skandal Saham Gorengan, OJK Bilang Begini

        Perhatian Wall Street tertuju pada perusahaan teknologi yang dinilai berisiko menghadapi persaingan lebih ketat dan penurunan margin akibat AI. Salah satu pemicu kekhawatiran tersebut adalah peluncuran alat hukum oleh Anthropic Chatbot Claude. Ia dinilai dapat mengganggu model bisnis perusahaan perangkat lunak mapan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: