Kredit Foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiya
Bagi sebagian orang, menyisihkan uang untuk ditabung merupakan hal yang susah untuk dilakukan. Alasannya beragam.
Selain karena pendapatan yang kecil, kebutuhan hidup yang besar kerap menjadi alasan gagalnya mengalokasikan dana untuk ditabung.
Apabila ditelaah lebih dalam, pengeluaran bulanan bukanlah faktor utama yang menyebabkan seseorang tidak dapat menabung.
Melansir My Wealth Solution, beberapa alasan yang membuat seseorang menjadi sulit menabung adalah sebagai berikut.
1. Tidak membuat perencanaan keuangan
Alasan utama yang membuat orang susah menabung adalah karena tidak mempunyai perencanaan keuangan.
Tanpa perencanaan keuangan, orang akan sulit untuk menggunakan uangnya dengan baik dan cenderung lebih boros. Sebab, perencanaan keuangan berguna sebagai pedoman dalam membelanjakan uang untuk keperluan yang penting.
2. Tidak mencatat pengeluaran
Orang yang tidak mencatat pengeluarannya akan kesulitan untuk mengetahui berapa dana yang telah digunakan dan berapa yang belum.
Hal tersebut menyebabkan seseorang tidak mengetahui barang apa saja yang membuat pengeluaran menjadi sangat besar. Misalnya, pada awal hari Rani mempunyai uang 150 ribu di dompet dan hanya tersisa dua ribu ketika pulang. Rani terkejut ketika melihat uang yang tersisa karena merasa tidak membeli banyak barang.
3. Ingin mengikuti tren
Banyak orang melakukan pemborosan karena menggunakan uangnya untuk membeli keperluan kurang penting demi mengikuti tren. Orang seperti ini biasanya mempunyai rasa takut ketinggalan zaman apabila tidak membeli barang yang sama dengan teman-temannya.
4. Selalu mengiyakan ajakan teman
Ajakan jalan atau nongkrong dari teman merupakan suatu hal yang sulit untuk ditolak. Namun, perlu diketahui bahwa selalu mengiyakan ajakan teman menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pemborosan.
5. Upah kerja yang rendah
Orang dengan upah kerja yang rendah sulit menabung karena pemasukannya hanya cukup untuk membiayai kehidupan sehari-hari saja. Ini dapat terjadi karena kenaikan biaya hidup yang tidak diikuti kenaikan upah kerja.
6. Melakukan pembelian impulsif
Pembelian impulsif adalah keputusan berbelanja yang diambil secara emosional atau untuk memuaskan keinginan saja. Barang yang dibeli secara impulsif biasanya tidak terlalu dibutuhkan.
Baca Juga: Kenapa Literasi Keuangan Penting bagi Anak?
7. Menabung tidak menjadi prioritas
Orang yang susah menabung biasanya menganggap bahwa menyimpan uang bukanlah hal penting. Oleh karena itu, mereka menghabiskan sisa pendapatan untuk bersenang-senang.
8. Mempunyai utang yang besar
Orang yang mempunyai utang susah untuk menabung karena sisa pemasukannya akan habis untuk membayar utang. Biasanya orang berutang untuk membeli sepeda motor, rumah, atau untuk memenuhi gaya hidup yang tidak sesuai gaji.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: