- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Pasca Idulfitri Biasanya Banyak Perantau Mengadu Nasib di Jakarta, Begini Kata Pramono
Kredit Foto: Istimewa
Jelang Bulan Ramadan dan Lebaran tahun 2026, Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah mempersiapkan kebutuhan pokok yang diperlukan oleh masyarakat.
Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mengaku telah memantau harga kebutuhan pokok dan ketersediaannya yang masih masuk kategori aman.
"Untuk pangan di Ramadan dan juga Idulfitri di Jakarta aman, dan cadangan juga mencukupi," kata Pramono di Jakarta.
Ia menambahkan telah memerintahkan jajarannya untuk terus memantau harga kebutuhan pokok di Jakarta guna menekan gejolak harga pangan.
Meski demikian, dari data ada beberapa barang kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan cabai yang mudah mengalami kenaikan harga.
Baca Juga: Pemprov DKI Akan Tertibkan Manusia Gerobak yang Kerap Muncul di Bulan Suci Ramadan
Hal lain yang jadi catatan Pramono adalah nantinya saat memasuki Ibadah Ramadan biasanya muncul fenomena manusia gerobak di ruas jalanan ibu kota.
Ia telah memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penertiban secara humanis, apalagi jika yang datang dari luar Jakarta.
Sementara itu, pasca Idulfitri biasanya muncul fenomena pendatang dari daerah yang ingin mengadu nasib di Jakarta, Pramono bilang tidak akan melakukan operasi yustisi dan terbuka bagi siapa pun yang ingin mencari sumber penghidupan di Ibu Kota, meski demikian, ia berharap orang daerah yang ingin merantau di Jakarta harus dibekali dengan skill kerja yang mumpuni.
"Kami tidak akan melarang siapa pun untuk bekerja di Jakarta," tutupnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat