Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Asia Timur Masih Panas, China Desak Jepang Hadirkan Tindakan Nyata Soal Taiwan

        Asia Timur Masih Panas, China Desak Jepang Hadirkan Tindakan Nyata Soal Taiwan Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        China menyatakan bahwa pihaknya ingin melihat keseriusan diplomatik dari Jepang. Pihaknya ingin melihat mereka benar-benar menunjukkan ketulusan berdialog melalui langkah konkret, bukan sekadar pernyataan terbuka di ruang publik.

        Dikutip dari Xinhua, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian buka suara terkait dengan keterbukaan diplomatik yang baru-baru ini disuarakan oleh Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi.

        Baca Juga: Dibawa Meroket Indeks Jepang, Begini Proyeksi Bursa Asia Hari Ini (11/2)

        Lin Jian menegaskan bahwa syarat utama dialog adalah kepatuhan negara tersebut terhadap komitmen politik yang sudah disepakati bersama, salah satunya adalah terkait dengan Taiwan.

        “Jepang harus menarik pernyataan keliru terkait Taiwan. Mereka juga harus mematuhi empat dokumen politik antara kedua negara dan komitmen politik yang telah dibuat,” ujar Lin.

        China secara konsisten memandang isu wilayah terkait sebagai kepentingan inti nasional dan sangat sensitif dalam hubungan diplomatik dengan negara lain, termasuk Jepang.

        Adapun yang dimaksud dengan empat dokumen politik merujuk pada kesepakatan utama yang selama ini menjadi fondasi hubungan diplomatik dari China–Jepang. Ia termasuk prinsip saling menghormati kedaulatan dan integritas teritorial.

        Lin Jian juga menekankan bahwa dialog sejati tidak bisa berjalan jika salah satu pihak bersikap konfrontatif.

        “Dialog yang sesungguhnya harus didasarkan pada saling menghormati dan kepatuhan terhadap kesepahaman bersama. Tidak ada pihak yang akan menerima dialog jika pihak lain menyerukan pembicaraan sambil terus melakukan konfrontasi,” tegasnya.

        Adapun Hubungan China dan Jepang belakangan kembali menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Asia Timur. Meski kedua negara memiliki hubungan ekonomi yang erat, isu politik dan keamanan kerap menjadi sumber gesekan yang memengaruhi stabilitas kawasan.

        Baca Juga: China Ketar-ketir Usai Kemenangan Telak Koalisi Sanae Takaichi di Jepang

        Bagi Asia, China–Jepang memiliki dampak strategis yang luas. Keduanya merupakan mitra dagang utama banyak negara, sehingga memburuknya hubungan diplomatik dapat memengaruhi stabilitas ekonomi regional hingga dinamika keamanan dari Asia Timur.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: