Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dari Kampung Baru Solo ke Jakarta, UMKM Binaan Pertamina Tembus Pasar Premium di INACRAFT 2026

        Dari Kampung Baru Solo ke Jakarta, UMKM Binaan Pertamina Tembus Pasar Premium di INACRAFT 2026 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sebanyak 32 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero) berhasil mencatatkan kinerja ekonomi impresif.

        Pencapaian ini diraih selama ajang Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center pada 4-8 Februari 2026. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa pendampingan dan kurasi ketat perusahaan pelat merah mampu menghasilkan produk kerajinan yang berdaya saing global.

        Hasil total transaksi yang dibukukan oleh para mitra binaan Pertamina mencapai angka Rp10,4 miliar.

        Angka ini mencakup komitmen transaksi yang sudah disepakati dengan buyer mancanegara untuk pasar ekspor. Kinerja ekonomi ini menegaskan posisi UMKM lokal yang mampu bersaing di kancah nasional dan internasional jika didukung manajemen mutu yang tepat.

        Bagi para pelaku usaha, keikutsertaan dalam INACRAFT 2026 bukan hanya sekadar pameran tahunan, melainkan titik balik strategis.

        Esti Kriswandari Asih, pemilik Griya Kain Solo, menjelaskan bahwa ajang ini mendorong usahanya mampu bersaing di panggung nasional. Partisipasi ini membuka peluang besar untuk mengincar pasar global dengan jaminan kualitas produk yang sudah teruji.

        Esti menyebutkan bahwa Griya Kain Solo berangkat ke INACRAFT setelah melalui proses seleksi yang sangat ketat dari Pertamina.

        “Kurasi dari Pertamina sangat ketat. Kami tidak hanya diminta bagus secara produk, tapi juga kuat di desain, kualitas bahan, sampai daya saing harga,” ujar Esti. Persyaratan ketat inilah yang menjadi pemicu utama peningkatan omzet mereka jauh melebihi target yang telah ditetapkan.

        Pendampingan dari perusahaan energi tersebut berfokus pada peningkatan kualitas produksi, penguatan branding, dan perluasan akses pasar.

        Melalui pameran berskala nasional dan internasional seperti INACRAFT, UMKM binaan mendapatkan kesempatan bertemu buyer potensial dari dalam maupun luar negeri. Antusiasme pengunjung pameran menjadi indikator kuat mengenai daya saing produk lokal yang telah melalui proses kurasi intensif.

        Baca Juga: Belanja Online Ramadan Melonjak, Ini 5 Strategi UMKM Dongkrak Penjualan

        Griya Kain Solo, misalnya, menampilkan koleksi fesyen berbasis kain tradisional seperti lurik dan batik klasik.

        Produk-produk tersebut diolah menjadi busana modern siap pakai yang menarik bagi profesional muda. Koleksi unggulannya meliputi blouse lurik premium, dress batik kontemporer, hingga tunik eksklusif dengan sentuhan finishing butik.

        Peningkatan mutu produk ini juga mendapat apresiasi dari konsumen langsung di lapangan.

        Nadira Setyalestari, salah satu pengunjung asal Depok, menyoroti kualitas produk mitra binaan Pertamina yang semakin premium. “Desainnya eksklusif, modelnya update, dan tetap nyaman dipakai untuk kerja atau acara formal,” nilai Nadira.

        Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut.

        Ia menyebut hasil transaksi penjualan yang mencapai miliaran rupiah ini merupakan bukti konkret keberhasilan program pembinaan. Baron menegaskan bahwa pembinaan berkelanjutan mampu meningkatkan skala usaha UMKM secara signifikan.

        Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi produk lokal di pasar nasional dan menunjukkan potensi ekspor yang menjanjikan.

        “Masuknya UMKM-UMKM Pertamina pada ajang internasional ini menunjukkan bahwa pembinaan berkelanjutan mampu meningkatkan skala usaha sekaligus memperkuat posisi produk lokal di pasar nasional,” tutup Baron.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: