Zulhas Targetkan 30.008 Koperasi Desa Merah Putih Rampung dan Operasional di 2026
Kredit Foto: Alfida Rizky Febrianna
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, menargetkan pembangunan dan operasional 30.008 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih selesai pada tahun ini. Program ini merupakan bagian dari rencana besar pembentukan koperasi di lebih dari 80 ribu desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
"Tahun 2026 ini yang akan kita bangun selesai dan berjalan itu 30.008 koperasi desa dan kelurahan yang akan selesai dan operasional tahun ini," ujar Zulhas, dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026, di Wisma Danantara, dikutip Sabtu (14/2/2026).
Zulhas menjelaskan, Koperasi Desa Merah Putih akan berperan sebagai offtaker atau pembeli hasil produksi masyarakat desa, baik di sektor UMKM, peternakan, maupun perikanan. Jika hasil produksi tidak terserap pasar, koperasi akan hadir untuk menampung dan menyalurkannya.
Selain itu, keberadaan koperasi juga diyakini mampu memangkas rantai distribusi yang panjang sehingga harga menjadi lebih stabil dan menguntungkan produsen di tingkat desa.
"Sehingga rakyat di desa punya kepercayaan bahwa hasil produksi mereka ada yang membeli dan itu memotong mata rantai pasok yang panjang," jelas Zulhas.
Program ini, lanjut Zulhas juga diproyeksikan memberi dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi desa. Zulhas memperkirakan pertumbuhan ekonomi desa bisa terdongkrak hingga 11–12 persen dengan adanya Kopdes Merah Putih.
Sementara dari sisi ketenagakerjaan, setiap koperasi diperkirakan menyerap sedikitnya 20 tenaga kerja langsung. Jika seluruh 80 ribu koperasi terbangun, maka potensi penyerapan tenaga kerja langsung mencapai sekitar 1,6 juta orang, belum termasuk tenaga kerja tidak langsung atau mitra usaha yang terlibat.
"Koperasi Desa Merah Putih jelas tidak usah ragu-ragu ada dasar hukumnya. Jadi semuanya aturannya jelas terang dan lengkap jadi kalau ada yang mengatakan ini kebijakan yang kurang tidak benar. Karena semua didukung oleh peraturan perundangan yang berlaku," pungkas dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Ferry Hidayat