Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Penerbangan Langsung Taiwan–Indonesia Perkuat Pariwisata Nasional

        Penerbangan Langsung Taiwan–Indonesia Perkuat Pariwisata Nasional Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Ni Made Ayu Marthini, mengungkapkan penerbangan langsung antara Taiwan dan Indonesia akan memperkuat pariwisata nasional. Hal tersebut disampaikannya menyambut pembukaan rute penerbangan Taipei-Manado oleh maskapai penerbangan TransNusa.

        Pembukaan rute penerbangan berskema charter ini merupakan hasil kolaborasi antara TransNusa dan Cocos Tour serta didukung Kemenpar bersama Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei. Dan merupakan respons atas semakin meningkatnya minat wisatawan Taiwan untuk berkunjung ke Indonesia. 

        “Konektivitas merupakan kunci dalam memperluas aksesibilitas dan meningkatkan daya saing destinasi unggulan di mata dunia, terlebih penerbangan langsung dari Taiwan ke Indonesia memang dinantikan. Penerbangan TransNusa diharapkan dapat menarik lebih banyak turis Taiwan dan internasional ke Indonesia secara berkelanjutan," kata Made, dikutip dari siaran pers Kemenpar, Senin (16/2).

        Taiwan merupakan salah satu pasar potensial yang menunjukkan pertumbuhan dengan minat positif terhadap wisata alam dan minat khusus seperti wellness, marine, dan gastronomy. Manado dengan keindahan bawah lautnya, dinilai sebagai destinasi yang amat disukai wisatawan Taiwan karena  pesona alamnya yang luar biasa serta kemiripan budaya.

        Made menjelaskan, Taiwan secara konsisten selalu berada pada top 20 penyumbang kunjungan wisman ke Indonesia. Sepanjang tahun 2025, Wisman Taiwan telah memberikan kontribusi sebesar 204.704 kunjungan atau naik sebesar 11,65 persen dari periode yang sama di tahun 2024 (183.341 kunjungan).

        "Kehadiran rute penerbangan baru ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pariwisata, membuka peluang investasi di sektor pariwisata, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal di Sulawesi Utara," ungkap Made.

        Baca Juga: Kemiskinan dan Pengangguran di Daerah Menurun

        Penerbangan perdana rute berlangsung pada 14 Februari 2026 dengan keberangkatan dari Taipei pukul 14.00 waktu setempat dan tiba di Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, pukul 18.00 WITA. Sementara untuk rute Manado-Taipei, penerbangan diberangkatkan dari Manado pukul 09.00 WITA lalu tiba di Taipei pukul 13.00. Pada rute Penerbangan ini, maskapai TransNusa akan menggunakan pesawat Airbus A320 dengan jadwal penerbangan Taipei-Manado PP pada tanggal 14, 18, dan 22 Februari 2026. 

        Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistyo, mengatakan Manado sebagai salah satu gerbang utama Indonesia bagian timur memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Dengan dibukanya rute penerbangan ini, jumlah wisatawan asal Taiwan yang berkunjung ke Indonesia diharapkan akan meningkat secara signifikan.

        “Penerbangan langsung Taipei–Manado merupakan langkah nyata dalam meningkatkan konektivitas Indonesia–Taiwan. Rute ini tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan, pariwisata, investasi, serta mobilitas pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat kedua wilayah,” kata Arif. 

        Arif menegaskan KDEI di Taipei akan terus mendukung penguatan hubungan ekonomi Indonesia-Taiwan, termasuk melalui promosi pariwisata, perdagangan, investasi, industri serta kerja sama di berbagai sektor stategis. "Kehadiran rute ini diharapkan dapat beroperasi secara berkelanjutan dan dapat terus ditingkatkan, baik dari frekuensi penerbangan maupun pengembangan rute baru lainnya," kata Arif. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: