Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rusia Sentil Amerika Serikat (AS), Jangan Macam-macam Apalagi Berani Serang Iran

        Rusia Sentil Amerika Serikat (AS), Jangan Macam-macam Apalagi Berani Serang Iran Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Rusia memperingatkan adanya konsekunsi serius hingga eskalasi berbahaya yang harus ditanggung oleh Amerika Serikat (AS). Hal ini menyusul potensi rivalnya tersebut menyerang Iran.

        Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menekankan perlunya semua pihak menahan diri dan mencari solusi diplomatik terkait program nuklir dari Iran.

        Baca Juga: Disebut Lakukan Uji Coba Senjata Nuklir, Rusia-China Kompak Jawab Tuduhan AS

        “Konsekuensinya tidak akan baik. Sudah ada serangan terhadap fasilitas nuklir mereka yang berada di bawah pengawasan dari International Atomic Energy Agency. Dari penilaian kami, terdapat risiko nyata terjadinya insiden nuklir,” ujar Lavrov.

        Ia mengatakan bahwa peningkatan ketegangan akan membawa dampak luas dan berbahaya bagi stabilitas kawasan dari Timur Tengah.

        “Tidak ada yang menginginkan peningkatan ketegangan. Semua memahami bahwa ini adalah permainan dengan api,” katanya.

        Lavrov menambahkan bahwa eskalasi konflik berpotensi menggagalkan langkah-langkah positif yang telah dicapai dalam beberapa tahun terakhir, termasuk membaiknya hubungan dunia dengan Iran.

        Baca Juga: Amerika Serikat (AS) Sentil Ukraina, Ungkit Biaya Perang Lawan Rusia

        Ia menegaskan bahwa pihaknya juga tetap menjalin komunikasi erat dan rutin dengan para pemimpin dari Iran.

        “Kami tidak memiliki alasan untuk meragukan bahwa Iran dengan tulus ingin menyelesaikan masalah ini dengan tetap mematuhi prinsip dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir,” ujar Lavrov.

        Sebelumnya, Iran dilaporkan akan menyampaikan proposal tertulis mengenai penyelesaian sengketa nuklirnya dengan Amerika Serikat. Namun, Amerika Serikat tetap mendesak negara itu untuk menghentikan program nuklirnya sepenuhnya, yang dimana tuntutan itu ditolak Teheran.

        Baca Juga: Jadi Segini, Manuver Iran Bikin Meroket Harga Minyak Hari Ini (19/2)

        Washington juga belum menutup kemungkinan opsi militer. Sementara Rusia dan sejumlah negara lain terus mendorong pendekatan diplomatik guna mencegah konflik terbuka yang lebih luas.

        Adapun Iran menunjukkan tanda-tanda persiapan menghadapi konflik militer. Indikasi tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas militer, peringatan penerbangan serta pembangunan dan penguatan fasilitas strategisnya berdasarkan citra satelit terbaru.

        Teheran juga dalam beberapa hari terakhir telah menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM). Ia menginformasikan rencana peluncuran roket dalam wilayah selatan negara itu pada hari ini, antara pukul 03.30 hingga 13.30 GMT.

        Baca Juga: Waspada Kejutan Amerika Serikat (AS), Iran Test Roket hingga Diam-diam Bangun Pertahanan

        NOTAM digunakan untuk memberi peringatan keselamatan kepada pilot dan pengguna ruang udara mengenai aktivitas berisiko, termasuk uji coba senjata.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: