Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rebound! IHSG Hari Ini Rabu (25/2) Dibuka Perkasa ke Level 8.318

        Rebound! IHSG Hari Ini Rabu (25/2) Dibuka Perkasa ke Level 8.318 Kredit Foto: Uswah Hasanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka rebound ke level 8.318,14 pada perdagangan Rabu, 25 Februari 2026. Berdasarkan data RTI pada pukul 09.05 WIB, IHSG semakin menanjak 89,14 poin atau 1,08% ke level 8.369,97.

        Pergerakan saham pada awal perdagangan hari ini didominasi rapor hijau. Sebanyak 373 saham menguat, hanya 132 saham yang melemah dan 170 saham lainnya stagnan. 

        Per pagi hari ini, IHSG sudah mencatatkan volume perdagangan 2,97 miliar lembar saham dengan frekuensi 181.601 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp1,4 triliun. 

        PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) menjadi saham top gainers dengan lonjakan 21,7% ke Rp645. Diikuti PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) yang melesat 20% ke Rp144 dan PT Bank Mega Tbk (MEGA) yang melejit 19,42% ke Rp6.150.

        Di jajaran top losers ada PT Indospring Tbk (INDS) yang anjlok -14,97% ke Rp1.505, PT Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) yang ambruk -10,17% ke Rp795 dan PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) yang merosot -9,8% ke Rp3.680.

        Baca Juga: IHSG Berpeluang Menguat, Cermati 4 Saham untuk Trading Hari Ini

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpotensi mengalami tekanan pada perdagangan hari ini, setelah pada sesi sebelumnya ditutup merosot 1,37% ke posisi 8.281,66.

        Dari sisi teknikal, sinyal penguatan IHSG mulai melemah. Sejumlah analis menilai indeks berpeluang melanjutkan fase koreksi seiring meningkatnya aksi jual di beberapa sektor. Level support diperkirakan berada di bawah 8.250, sementara resistance terdekat berada di atas 8.300.

        Sementara itu, Analis MNC Sekuritas menilai koreksi yang terjadi pada perdagangan kemarin telah mencapai target minimal yang diproyeksikan. "IHSG terkoreksi 1,37% ke 8,280 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, koreksi minimal yang kami sampaikan sudah tercapai," tulis analis dalam risetnya.

        Meski begitu, peluang penguatan masih terbuka dengan catatan tertentu. "Best case, apabila IHSG mampu bertahan di atas 8,170, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8,440-8,503," ujarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: