Kredit Foto: IDNGold
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperkuat bisnis emas dengan total simpanan emas dalam ekosistem holding ultra mikro BRI Group yang telah mencapai 17,1 ton. Jumlah tersebut tumbuh 65,5% secara tahunan (year on year/yoy).
Direktur Bisnis Mikro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, penguatan bisnis emas didorong integrasi outlet fisik dan kanal digital melalui kolaborasi bersama PT Pegadaian. Integrasi tersebut dinilai berhasil meningkatkan minat masyarakat berinvestasi emas, baik melalui layanan fisik maupun digital.
“Hingga akhir Desember 2025, total simpanan emas dalam ekosistem holding ultra mikro BRI Group telah mencapai 17,1 ton atau tumbuh 65,5% secara tahunan,” ujar Akhmad dalam konferensi pers kinerja keuangan triwulan IV 2025 di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Baca Juga: Penyaluran KUR BRI Tembus Rp178 Triliun di 2025, Jangkau 3,8 Juta Usaha
Menurutnya, layanan bullion serta aplikasi digital Pegadaian menjadi bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas, khususnya bagi segmen mikro dan ultramikro. Integrasi layanan tersebut juga dinilai memperkuat posisi BRI Group dalam ekosistem emas nasional.
“Layanan bullion dan aplikasi digital Triing dari Pegadaian juga terus memperkuat posisi BRI Group dalam ekosistem emas secara nasional,” tambahnya.
Selain itu, hingga akhir 2025, holding ultramikro BRI Group telah menjangkau lebih dari 34,5 juta debitur aktif. Sementara itu, total simpanan mikro tercatat melampaui 187 juta rekening.
Sepanjang periode yang sama, sekitar 1,4 juta debitur tercatat berhasil naik kelas atau tumbuh 11,82% secara tahunan.
“Pencapaian tersebut membuktikan bahwa pendekatan berbasis ekosistem mampu mendorong inklusi keuangan yang lebih dalam, memperluas literasi investasi, serta menciptakan jalur kenaikan kelas yang terukur bagi pelaku usaha ultramikro,” jelas Akhmad.
Baca Juga: BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025, Kredit Tumbuh Dua Digit
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menambahkan, ekspansi ke sektor emas merupakan bagian dari strategi perseroan dalam menciptakan sumber pertumbuhan baru melalui penguatan value chain.
“BRI memperkuat bisnis emas melalui digital dan segmen komersial melalui value chain, dengan dukungan risk management,” ujar Hery.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri