- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Waskita Karya dan Kementerian PU Rampungkan Puluhan Huntara di Aceh Utara
Kredit Foto: Dokumen: Waskita Karya
PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi merampungkan pembangunan puluhan Hunian Sementara (Huntara) di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Proyek yang terdiri dari lima blok hunian di atas lahan seluas 3.643 meter persegi ini diproyeksikan mampu menampung hingga 300 warga terdampak bencana.
Menteri PU, Dody Hanggodo, meninjau langsung kesiapan lokasi didampingi Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, pada Rabu (25/2/2026). Dody memastikan bahwa hunian tersebut sudah mulai ditempati secara bertahap dan ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum Idul Fitri.
"Sehingga begitu kita selesai membangun, masyarakat bisa langsung masuk," ujar Dody dalam keterangannya di lokasi.
Ia memberikan apresiasi terhadap kualitas bangunan yang dikerjakan Waskita Karya, terutama terkait sirkulasi udara di dalam hunian.
"Fasilitasnya (sesuai) standar, lebih nyaman di dalam daripada di sini (di luar Huntara). Di sini panas, di dalam tuh saya dingin malah, nggak gerah, benar-benar nggak gerah di dalam," tuturnya.
Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menjelaskan bahwa Huntara ini dibangun menggunakan sistem modular dengan struktur baja ringan untuk mengejar efisiensi waktu tanpa mengurangi kualitas. Setiap unit dilengkapi dengan insulated panel untuk meredam panas, serta fasilitas pendukung seperti exhaust fan dan ventilasi.
"Pembangunan Huntara merupakan wujud komitmen Perseroan untuk menghadirkan hunian sementara yang memiliki standar kelayakan dan kualitas terjaga. Kehadiran Huntara ini turut mendukung pemulihan layanan dasar bagi warga terdampak bencana," jelas Ermy.
Selain unit hunian, area tersebut dilengkapi dengan fasilitas sanitasi, toilet difabel, tempat pembuangan limbah, dapur bersama, serta akses jalan selebar enam meter.
"Membangun Huntara bagi Waskita Karya tidak hanya menghadirkan tempat tinggal, tapi bagaimana menciptakan harapan baru bagi masyarakat. Kami akan terus hadir menjadi bagian dari upaya pemulihan wilayah bencana," tegas Ermy.
Kenyamanan hunian ini turut dirasakan oleh warga, salah satunya Wani Safrianti. Ia mengaku kondisi di Huntara jauh lebih layak dibandingkan tempat pengungsian sebelumnya.
"Sekarang sudah nyaman tinggal di Huntara. Sudah tidak panas lagi. Tinggal di sini lebih nyaman dibandingkan di camp (tenda) pengungsian," ungkap Wani.
Sebagai informasi, Waskita Karya dan Kementerian PU direncanakan akan segera melakukan serah terima Huntara di wilayah Aceh Utara 2, Bener Meriah, dan Subulussalam. Sebelumnya, pada Januari 2026, perseroan telah menyerahkan 600 unit Huntara kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: