Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Amien Rais ke Prabowo: Rakyat Miskin Memang Masih Bisa Ketawa, Tapi Ketawa Kecut Tidak Sanggup

Amien Rais ke Prabowo: Rakyat Miskin Memang Masih Bisa Ketawa, Tapi Ketawa Kecut Tidak Sanggup Kredit Foto: Antara/Teguh Prihatna
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Ummat Amien Rais melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Prabowo Subianto. Hal ini menyusul soal kondisi masyarakat miskin yang dianggap masih bisa tersenyum meski keadaan mereka yang kurang beruntung di Indonesia.

Menurut Amien, kesulitan ekonomi yang membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar merupakan persoalan serius yang berkaitan dengan pemenuhan hak masyarakat. Ia bahkan menyebut kondisi terkaitmengalami kemunduran paling parah pada era pemerintahan Prabowo.

Baca Juga: Jejak Denny Indrayana Terbongkar: Setelah ke Australia, Tiba-tiba Muncul di Kasus Ijazah Jokowi...

“Situasi hak asasi manusia mengalami erosi terparah di Zaman Prabowo. Saya bisa mengatakan memang 30-35 persen rakyat kita di lapisan bawah memang masih bisa ketawa tetapi ketawa kecut,” kata Amien, dikutip Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, ekspresi senyum atau tawa yang masih terlihat di tengah masyarakat tidak dapat langsung diartikan sebagai tanda kehidupan mereka baik-baik saja.

Amien berpendapat persoalan ekonomi saat ini tidak boleh dianggap sebagai masalah biasa. Ia menilai masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah, sedang menghadapi tekanan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sebagian lagi ketawa menyeringai karena tidak sanggup sekedar menutup kebutuhan dasar mereka dalam kehidupan mereka,” tuturnya.

Dalam pandangannya, kondisi tersebut semestinya menjadi perhatian serius pemerintah. Ia mengkritik kecenderungan pemerintah yang menurutnya masih menunjukkan narasi bahwa kondisi ekonomi Indonesia berjalan baik.

Bagi Amien, ukuran kesejahteraan tidak cukup dilihat dari indikator makroekonomi. Pemerintah juga harus melihat kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan paling mendasar.

Sebelumnya, Prabowo mengakui masih banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan. Namun, presiden menyoroti satu hal yang menurutnya menarik: masyarakat miskin tersebut masih mampu tersenyum.

Baca Juga: Di Balik Denny Indrayana Terus Pepet Gibran, Kubu Jokowi: Kita Tahu Dia Sebelumnya Kader Partai...

“Rakyat kita masih banyak yang miskin. Yang luar biasa rakyat kita yang paling miskin pun masih bisa tersenyum. Mungkin bajunya hanya satu, satu setel. Rumahnya hanya gubuk, makanya saya tidak mengerti, masih bisa tersenyum,” kata Prabowo.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar