Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PDIP Sebut Rp223,5 Triliun Anggaran MBG Diambil dari Pos Pendidikan APBN

        PDIP Sebut Rp223,5 Triliun Anggaran MBG Diambil dari Pos Pendidikan APBN Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PDI Perjuangan (PDIP) mengungkap anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) memakan 20% atau sebesar Rp223,5 triliun dari alokasi anggaran pendidikan pada APBN. 

        Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PDIP My Esti Wijayati menjelaskan, anggaran pendidikan sebesar Rp769 triliun yang merupakan mandatory spending 20% dari APBN dan APBD dialokasikan untuk sektor pendidikan. Dalam lampiran APBN yang ditetapkan melalui peraturan presiden, disebutkan secara rinci penggunaan anggaran tersebut, termasuk untuk MBG.

        “Di dalam lampiran APBN yang berupa peraturan presiden, itu juga secara jelas dinyatakan bahwa Rp769 triliun anggaran pendidikan itu di antaranya digunakan untuk MBG sebanyak sebesar Rp223,5 triliun. Itu resmi di dalam buku lampiran APBN,” ujarnya, dalam konferensi pers di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Rabu (25/2/2026). 

        Baca Juga: Mendikdasmen Pastikan Program MBG Tak Pangkas Anggaran Pendidikan

        Ia mengatakan klarifikasi diperlukan karena muncul pertanyaan dari kader di daerah terkait informasi yang beredar di media sosial dan pemberitaan yang menyebut program MBG tidak mengambil dari anggaran pendidikan.

        “Kami selaku DPP PDI Perjuangan terkait dengan adanya pemberitaan yang menyampaikan bahkan juga di medsos-medsos yang menyampaikan bahwa anggaran dari makan bergizi gratis itu disampaikan oleh beberapa pejabat negara tidak mengambil dari anggaran pendidikan,” katanya.

        Baca Juga: UU APBN 2026 Digugat Terkait MBG, Purbaya: Saya Rasa Lemah, Pasti Kalah

        Menurut Esti, penjelasan terbuka diperlukan agar publik memperoleh informasi sesuai dengan dokumen resmi APBN.

        “Kami ingin menjelaskan secara lebih gamblang kepada masyarakat luas termasuk kepada para kader PDI Perjuangan untuk menyatakan menyampaikan kebenaran sesuai dengan data-data yang ada di dalam APBN,” ujarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: