Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mendikdasmen Pastikan Program MBG Tak Pangkas Anggaran Pendidikan

Mendikdasmen Pastikan Program MBG Tak Pangkas Anggaran Pendidikan Kredit Foto: Biro Press Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak menggerus anggaran pendidikan di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ia menegaskan, seluruh program strategis tetap berjalan dan bahkan terus diperkuat.

Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG di Jawa Timur. “Kalau ada anggapan bahwa MBG mengurangi anggaran pendidikan, kami sampaikan dengan tegas bahwa itu tidak benar. Program Presiden terkait pendidikan tetap terlaksana dengan sebaik-baiknya,” ujar Mendikdasmen.

Menurutnya, komitmen pemerintah terhadap infrastruktur pendidikan terlihat dari realisasi anggaran revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025 sebesar Rp16,9 triliun. Dana tersebut digunakan untuk merevitalisasi 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia, dengan tingkat penyelesaian pembangunan mencapai 93 persen.

“Tahun 2025 realisasi program revitalisasi sekolah mencapai 93 persen. Ini bukti bahwa komitmen negara terhadap perbaikan infrastruktur pendidikan tetap kuat,” tegasnya.

Program revitalisasi itu tak berhenti. Pada 2026, anggaran lebih dari Rp14 triliun telah tercantum dalam APBN untuk 11.474 satuan pendidikan. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto berencana menambah alokasi revitalisasi bagi 60 ribu satuan pendidikan.

Baca Juga: UU APBN 2026 Digugat Terkait MBG, Purbaya: Saya Rasa Lemah, Pasti Kalah

“Sehingga total kalau sudah masuk ke dalam APBN, kami usulkan tahun ini kita akan ada revitalisasi untuk 71 ribu sekian satuan pendidikan,” ujarnya.

Tak hanya soal infrastruktur, Abdul Mu’ti menegaskan program strategis lain tetap berjalan. Digitalisasi pembelajaran terus dilanjutkan, bantuan pendidikan bagi peserta didik tidak dipangkas, dan pelatihan guru semakin ditingkatkan.

“Program Digitalisasi Pembelajaran tetap berjalan, bantuan pendidikan bagi peserta didik tidak dikurangi, dan pelatihan guru terus kami tingkatkan. Semua ini berjalan beriringan,” tuturnya.

Anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa SD, SMP, SMA hingga SLB juga dipastikan aman. Bahkan mulai 2026, PIP diperluas ke jenjang TK dengan nilai Rp450 ribu per tahun untuk 888 ribu murid TK di seluruh Indonesia.

“Untuk 2026 ini akan ada (tambahan) dana PIP untuk murid TK sebanyak Rp450 ribu per tahun. Tahun ini akan kita alokasikan untuk 888 ribu murid TK di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga: Studi Ungkap 36% Rumah Tangga Rasakan Penurunan Pengeluaran karena MBG

Sementara itu, MBG disebut sebagai bagian strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Berdasarkan pemutakhiran data per 18 Februari 2026, program ini telah menjangkau 280.023 satuan pendidikan dengan 43,17 juta peserta didik penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Kalau kita lihat sekarang, satuan pendidikan yang menerima manfaat MBG sudah mencapai ratusan ribu, dan murid penerima manfaatnya lebih dari 43 juta. Ini menunjukkan bahwa MBG memiliki pengaruh yang sangat positif dan nyata,” ujar Mendikdasmen.

Ia menambahkan, MBG merupakan bagian tak terpisahkan dari Program Tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat, yang menanamkan kebiasaan hidup sehat, beribadah, gemar belajar, hingga aktif bermasyarakat.

“Kebijakan MBG merupakan bagian tak terpisahkan dari program Tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat. Makan bergizi bukan hanya soal nutrisi, tetapi bagian dari pembentukan karakter,” tegasnya.

Untuk mendukung keberhasilan MBG, Kemendikdasmen juga memperkuat sarana prasarana. Sepanjang 2025, telah dibangun dan direhabilitasi 14.591 toilet di 11.490 satuan pendidikan serta 6.686 ruang UKS di 6.686 satuan pendidikan.

“Toilet, ruang UKS, dan sarana pendukung lainnya adalah bagian dari upaya kami membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat. Ini semua menjadi fondasi penting bagi keberhasilan program MBG,” pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: