Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kunjungan Wisman Januari Turun 17%, BPS Ungkap Penyebabnya

        Kunjungan Wisman Januari Turun 17%, BPS Ungkap Penyebabnya Kredit Foto: WE
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan penurunan jumlah kunjungan wisman secara bulanan pada Januari 2026 sejalan dengan pola normalisasi musiman setelah periode puncak kunjungan pada Desember.

        Namun demikian, secara tahunan jumlah kunjungan wisman tercatat lebih tinggi dibandingkan Januari tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan kinerja sektor pariwisata Indonesia masih berada dalam tren pertumbuhan yang positif dan berkelanjutan.

        “Pada Januari 2026, kunjungan wisman melalui pintu masuk utama tercatat sebanyak 1.014.397 kunjungan. Angka ini turun 17,06 persen secara bulanan, tetapi secara year on year naik 1,1 persen,” jelas Ateng dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (2/3/2026).

        Ateng menjelaskan, data kunjungan wisman yang dirilis untuk Januari 2026 masih bersumber dari pintu masuk utama berdasarkan data imigrasi. Sementara itu, data kunjungan melalui pintu masuk perbatasan yang berasal dari Mobile Positioning Data (MPD) belum tersedia.

        “Nanti jika data MPD sudah tersedia, maka kami di BPS akan mengumumkan angka total kunjungan wisman untuk Januari 2026,” ujarnya.

        Lebih lanjut, Ateng menuturkan bahwa kunjungan wisman pada Januari 2026 paling banyak berasal dari Malaysia dengan pangsa 14,8 persen, disusul Australia sebesar 14,4 persen dan Tiongkok 10,4 persen.

        Jika dibandingkan Desember 2025, jumlah kunjungan wisman berkebangsaan Malaysia dan Australia mengalami penurunan, sementara wisatawan asal Tiongkok justru mencatatkan peningkatan sebesar 11,31 persen.

        “Sedangkan teman-teman bisa dilihat di grafik, wisatawan berkebangsaan Tiongkok mengalami peningkatan sebesar 11,31 persen,” jelasnya.

        Baca Juga: Wisnus Tumbuh, Kunjungan Wisman 2025 Lampaui Target Pariwisata RI

        Baca Juga: RI Perkuat Daya Saing Lewat Pariwisata Berkelanjutan

        Baca Juga: Danantara Kolaborasi Kembangkan Pariwisata Lampung Selatan

        Sementara itu, jika dibandingkan Januari 2025, peningkatan kunjungan wisman terjadi pada wisatawan berkebangsaan Australia. Adapun kunjungan wisman dari Malaysia dan Tiongkok tercatat mengalami penurunan secara tahunan.

        “Jika dilihat berdasarkan pintu masuk utama, kunjungan wisman paling banyak melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai,” tutup Ateng.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: