Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tecno Megabook S14: Laptop OLED 899 Gram Rp 13 Jutaan yang Bikin Ultrabook Mahal Keringat Dingin

        Tecno Megabook S14: Laptop OLED 899 Gram Rp 13 Jutaan yang Bikin Ultrabook Mahal Keringat Dingin Kredit Foto: Tecno.com
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Nama Tecno selama ini lekat dengan satu citra, ponsel murah untuk pasar berkembang. Tapi sejak 3 Desember 2025, Tecno memperkenalkan Megabook S14, laptop flagship pertama mereka yang terang-terangan menarget segmen premium.

        Tecno berdiri tahun 2006 sebagai anak usaha Transsion Holdings, grup teknologi asal China yang selama bertahun-tahun fokus menggarap pasar Afrika, Asia, dan Amerika Latin dengan produk-produk terjangkau.

        Pada 2010, mereka sudah masuk tiga besar merek ponsel di Afrika — sebuah pencapaian yang tidak banyak diketahui konsumen Indonesia.

        Strategi bertahan di pasar emerging itu ternyata bukan tujuan akhir. Tecno pelan-pelan bergeser, merilis seri flagship Phantom V Fold di 2023 sebagai sinyal bahwa mereka mampu bersaing dengan merek besar di kelas premium. Megabook S14 adalah kelanjutan logis dari perjalanan itu.

        Anthoni Roderick, PR Manager Tecno Indonesia, menyebut S14 dirancang untuk mereka yang membutuhkan keseimbangan sempurna ringan, tampil premium, dan performanya kuat. Klaim itu bukan sekadar jargon pemasaran.

        Megabook S14 mengantongi bobot 898 gram dengan ketebalan 14,9 mm, dan Tecno mengklaim ini menjadikannya laptop OLED 14 inci paling ringan di dunia. Untuk membuktikannya, Tecno bahkan menyediakan timbangan mini di area peluncuran agar jurnalis bisa menguji langsung.

        Ringan bukan berarti rapuh. Bodi laptop ini menggunakan magnesium alloy dengan finishing matte yang tahan sidik jari, material yang sama dipakai di laptop bisnis kelas atas seperti Lenovo ThinkPad dan Dell Latitude.

        Dari sisi layar, Tecno tidak tanggung-tanggung. Panel OLED 14 inci beresolusi 2.8K hadir dengan refresh rate 120Hz, akurasi warna 100% DCI-P3, kontras 1.000.000:1, kecerahan 440 nits, dan sertifikasi TUV Rheinland untuk kenyamanan mata spesifikasi yang biasanya ditemukan di laptop seharga Rp 20 juta ke atas.

        Urusan dapur pacu, Tecno memilih Intel Core Ultra 5 125H dan Core Ultra 7 155H untuk pasar Indonesia, keputusan yang disebut sebagai strategi menekan harga di pasar yang sensitif terhadap harga. Hasilnya, performa multitasking tetap mumpuni tanpa harus membayar lebih untuk chipset global.

        Satu fitur yang jadi pembeda dari kompetitor adalah ekosistem AI bawaan. Tecno menyematkan Ella AI Assistant untuk mengelola jadwal harian, AI Meeting Assistant dengan transkripsi offline otomatis, hingga AI PPT Generator yang menghasilkan slide presentasi lengkap hanya dari satu kalimat prompt, fitur yang belum banyak ditemukan di laptop harga serupa.

        Baterai 75Wh yang tertanam juga bukan angka kecil. Di kelas ultraringan, kapasitas sebesar itu cukup jarang dan Tecno mengklaim daya tahan hingga 15 jam pemakaian normal, cukup untuk satu hari kerja penuh tanpa charger.

        Baca Juga: Tecno Camon 40 Pro 5G Bisa Foto Dalam Air tapi Masih Pakai Memori Lawas, Cek Kekurangan Sebelum Beli

        Namun ada catatan yang perlu diperhatikan calon pembeli. Saat beban kerja tinggi seperti rendering atau gaming, area di atas keyboard terasa hangat dan performa bisa sedikit diturunkan untuk menjaga suhu, konsekuensi wajar dari bodi setipis ini.

        Konektivitas juga jadi pertimbangan. Megabook S14 hanya menyediakan tiga port USB-C tanpa USB-A, HDMI, maupun jack audio. Pengguna yang butuh banyak port fisik perlu menyiapkan hub tambahan sejak hari pertama.

        Harga yang ditawarkan mulai Rp 13.999.000 untuk varian Core Ultra 5 dengan RAM 16 GB dan SSD 1 TB, dan Rp 15.999.000 untuk varian Core Ultra 7, dan per Maret 2026, angka itu tidak berubah. Di rentang harga tersebut, Megabook S14 berhadapan langsung dengan Lenovo IdeaPad Slim 5 dan ASUS Zenbook 14 OLED yang sudah punya reputasi lebih matang.

        Tecno sedang membuktikan sesuatu yang lebih besar dari sekadar spesifikasi. Brand yang lahir dari pasar ponsel Afrika kini punya argumen nyata untuk duduk sejajar dengan nama-nama besar di rak laptop premium Indonesia dan Megabook S14 adalah bukti pertama yang paling jelas.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: