Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pendapatan dan Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Kompak Susut di 2025

        Pendapatan dan Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Kompak Susut di 2025 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Emiten Low Tuck Kwong, PT Bayan Resources Tbk mencatat laba bersih USD767,91 juta sepanjang 2025, turun 16,77 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD922,64 juta. Imbasnya, laba bersih per saham dasar dan dilusian turun tipis menjadi USD0,023 dari USD0,028 pada 2024.

        Pendapatan BYAN tercatat USD3,42 miliar, sedikit menurun 0,54 persen dari USD3,44 miliar setahun sebelumnya. Angka ini berasal dari segmen batubara sebesar USD4,55 miliar dan non-batubara USD1,92 miliar, dikurangi eliminasi USD3,05 miliar.

        Beban pokok pendapatan meningkat menjadi USD2,32 miliar dari USD2,11 miliar pada periode sebelumnya, sehingga laba kotor terkumpul USD1,1 miliar, turun dari USD1,33 miliar. Beban penjualan USD31,12 juta, turun dari USD38,79 juta, sementara beban umum dan administrasi USD72,8 juta, lebih rendah dari USD81,26 juta. 

        Baca Juga: Tertekan Harga Batu Bara, Laba Indo Tambangraya (ITMG) Susut 48% di 2025

        Beban keuangan tercatat USD8,69 juta, turun dari USD17,83 juta, sedangkan penghasilan keuangan meningkat tipis menjadi USD27,95 juta dari USD27,8 juta. Beban lain-lain USD9,6 juta, menurun dari USD17,17 juta.

        Struktur neraca BYAN juga menunjukkan dinamika signifikan. Jumlah aset turun menjadi USD3,37 miliar dari USD3,52 miliar, sedangkan total liabilitas menyusut drastis menjadi USD680,46 juta dari USD1,2 miliar. Di sisi lain, ekuitas melonjak signifikan menjadi USD2,69 miliar, naik dari USD2,31 miliar pada akhir 2024.

        Secara keseluruhan, meski laba mengalami tekanan, penurunan liabilitas dan peningkatan ekuitas menunjukkan BYAN berhasil memperkuat fundamental keuangan perusahaan di tengah kondisi pasar batu bara global.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: