- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
IHSG Berpeluang Uji Resistance 7.500, Cermati Pilihan Saham dari BRI Sekuritas
Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (11/3) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan setelah mencatat rebound pada sesi sebelumnya.
Pada perdagangan Selasa (10/3/2026), IHSG berhasil ditutup menguat ke 7.440,9 atau naik 1,41%. Penguatan tersebut terjadi setelah indeks mengalami koreksi tajam sebelumnya dan didorong oleh membaiknya sentimen global.
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menjelaskan bahwa penguatan pasar saham domestik dipicu sejumlah faktor eksternal dan domestik.
Ia menyebutkan bahwa sentimen positif datang dari penurunan harga minyak, penguatan bursa global, serta pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang membuka peluang meredanya konflik antara AS–Israel dengan Iran.
Dari dalam negeri, sentimen positif juga datang dari kinerja konsumsi masyarakat. Penjualan ritel Indonesia pada Januari 2026 tercatat tumbuh 5,7% secara tahunan (YoY), meningkat dibandingkan 3,5% YoY pada Desember 2025.
"Secara teknikal, IHSG berpotensi menguji resistance 7.500. Jika berhasil ditembus, penguatan dapat berlanjut menuju 7.580–7.700," ujar Reza dalam riset hariannya.
Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati sejumlah risiko global. Salah satunya adalah perkembangan konflik di Timur Tengah setelah Iran menolak gencatan senjata.
Selain itu, pasar juga menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat untuk Februari 2026, yang diperkirakan berada di level 2,4% YoY, dengan core CPI sebesar 2,5% YoY. Data tersebut akan menjadi indikator penting bagi arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve.
Baca Juga: BEI Segera Berlakukan Aturan Free Float 15% Mulai Maret 2026
Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,41% ke 7.440, Saham INPC Pimpin Top Gainers
Rekomendasi Saham Hari Ini
Seiring dengan proyeksi pergerakan pasar, analis memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati investor.
PT Indika Energy Tbk (INDY) – Buy
INDY rebound dari area support 3.380–3.570 dan kini bergerak mendekati resistance 4.130. Jika mampu break dan bertahan di atas level tersebut, harga berpotensi melanjutkan penguatan menuju 4.340.
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) – Buy
ARCI rebound dari area support kuat 1.465–1.560 dan saat ini mencoba melanjutkan penguatan menuju resistance terdekat di 1.820. Jika mampu menembus level tersebut, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area 2.000.
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) – Buy
NCKL bergerak rebound dari area support 1.215–1.290 dan mulai menunjukkan potensi penguatan menuju resistance terdekat di 1.395. Jika mampu menembus level tersebut, harga berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area 1.445.
PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) – Sell
DMMX masih berada dalam tren downtrend dan telah menembus support 264, sehingga membuka ruang pelemahan lanjutan menuju area 183–163 sebagai support berikutnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Disclaimer: Keputusan untuk melakukan aksi jual atau beli saham sepenuhnya ada di tangan pembaca. Segala risiko kerugian dari setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab pembaca.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri