Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Hari Ini (12/3) Diprediksi Bergerak Terbatas, Cermati ULTJ hingga SCMA

        IHSG Hari Ini (12/3) Diprediksi Bergerak Terbatas, Cermati ULTJ hingga SCMA Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis (12/3/2026) diprediksi masih menghadapi tekanan. Sebelumnya, IHSG mengakhiri perdagangan kemarin dengan pelemahan. 

        Indeks ditutup di level 7.389,4 atau turun -0,69%. Padahal pada sesi pertama sempat terjadi penguatan, namun momentum tersebut tidak bertahan lama. Memasuki sesi kedua, indeks berbalik arah dan bergerak di zona negatif hingga penutupan.

        “Dari sisi teknikal, IHSG masih tertahan di bawah level psikologis dan disertai net foreign sell Rp730 miliar, yang mengindikasikan tekanan distribusi investor asing," kata Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda dalam riset hariannya. 

        Menurutnya, situasi global juga turut memengaruhi sikap investor di pasar. Ketegangan konflik AS–Israel vs Iran serta momentum menjelang libur panjang Lebaran membuat pelaku pasar lebih berhati-hati.

        Dalam kondisi tersebut, banyak investor memilih strategi trading jangka pendek sambil menahan ekspansi risiko hingga situasi pasar dinilai lebih stabil.

        "Secara teknikal, pergerakan IHSG diperkirakan masih terbatas dengan kecenderungan melemah, dengan support pada 7.335–7.200 dan resistance di 7.440–7.500," ujar Reza. 

        Baca Juga: Asing Lanjut Net Sell Rp938,66 Miliar, Giliran Saham-saham Ini yang Disasar

        Baca Juga: Lo Kheng Hong Tambah Koleksi Saham GJTL, Rogoh Rp1,5 Miliar

        Rekomendasi Saham

        Di tengah proyeksi pergerakan IHSG yang cenderung terbatas, sejumlah saham masih dinilai memiliki peluang pergerakan menarik

        PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Co Tbk (ULTJ) – Buy

        ULTJ berhasil break dan bertahan di atas area resistance 1.565–1.585, sehingga membuka peluang bullish continuation menuju area 1.615–1.655 selama harga mampu bertahan di atas area breakout tersebut. 

        PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) – Buy

        UNVR bergerak rebound dari area support 1.865–1.955 dan saat ini mencoba menguji resistance terdekat di 2.090. Jika mampu menembus level tersebut, harga berpotensi melanjutkan penguatan menuju 2.260.

        PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) – Buy

        SCMA bergerak rebound dari area support 206–232 dan mulai mendekati resistance terdekat di 270. Jika mampu menembus level tersebut, harga berpotensi melanjutkan penguatan menuju 286.

        PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) – Sell

        SSIA masih bergerak dalam downtrend channel dan saat ini mendekati area support 980–1.050. Selama belum mampu keluar dari channel tersebut, pergerakan harga masih berpotensi melanjutkan tekanan turun menuju area support. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: