Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Menkeu dan CEO Danantara Finalisasi Restrukturisasi Pembiayaan Proyek Whoosh

        Menkeu dan CEO Danantara Finalisasi Restrukturisasi Pembiayaan Proyek Whoosh Kredit Foto: Rena Laila Wuri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah dikabarkan tengah memfinalisasi rencana restrukturisasi pembiayaan untuk proyek kereta cepat Whoosh. Pembahasan skema akhir ini melibatkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan CEO Danantara Rosan Roeslani.

        Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir memberikan penjelasan mengenai posisi lembaga tersebut hari ini. Ia menegaskan bahwa Danantara Investment tidak terlibat langsung dalam proses restrukturisasi pembiayaan Whoosh.

        Proyek kereta cepat tersebut saat ini tidak masuk ke dalam daftar portofolio investasi mereka. "Kalau di Danantara Investment itu kita belum ada program ke sana, tapi nanti bisa tanya Pak Rosan. Tanya Pak Rosan, karena itu nggak masuk di investment program," ujar Pandu pada Kamis (12/3/2026).

        Diskusi mendalam mengenai restrukturisasi proyek ini lebih banyak ditangani oleh Rosan Roeslani bersama Purbaya Yudhi Sadewa. Keduanya fokus pada teknis pembiayaan agar beban proyek menjadi lebih efisien.

        Keputusan mengenai kemungkinan penggunaan APBN dalam skema restrukturisasi telah dibahas di tingkat pemerintah. Pandu mengindikasikan bahwa langkah tersebut menjadi bagian dari pembicaraan strategis antar kementerian dan lembaga terkait.

        Sebelumnya Danantara menargetkan negosiasi penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) selesai pada kuartal I-2026. Saat ini proses diskusi sedang berlangsung dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

        Koordinasi dilakukan untuk menentukan waktu keberangkatan ke China guna melakukan proses negosiasi tersebut. Pihak Danantara optimistis proses ini akan mencapai kesepakatan dalam waktu dekat.

        Baca Juga: Imlek Dongkrak Pergerakan 6,4 Juta Orang, Whoosh Tembus 25 Ribu Penumpang!

        Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria memberikan penegasan mengenai target waktu penyelesaian negosiasi. “Nanti kita tunggu Pak Menko (ke China), tapi nggak usah khawatir. Insya Allah kuartal satu selesai (negosiasi KCIC),” ujar Dony pada Jumat (6/3/2026) silam.

        Upaya ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk menyehatkan struktur keuangan proyek Whoosh. Pemerintah terus berupaya mencari solusi terbaik dalam penyelesaian kewajiban keuangan dengan pihak mitra internasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: