Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

'Ada Orang Pintar Men-twist,' Purbaya Curiga Isu Dirinya Mundur Sengaja Digoreng Demi Runtuhkan IHSG

'Ada Orang Pintar Men-twist,' Purbaya Curiga Isu Dirinya Mundur Sengaja Digoreng Demi Runtuhkan IHSG Kredit Foto: Dok. Kemenkeu
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menduga rumor yang menyebut dirinya akan mengundurkan diri dari kabinet Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar gosip politik biasa.

Purbaya menilai isu tersebut kemungkinan sengaja disebarkan untuk memengaruhi sentimen pasar dan menciptakan gejolak di sektor keuangan nasional. Hal itu disampaikan Purbaya saat menanggapi kabar yang beberapa hari terakhir ramai beredar terkait masa depannya di Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Trump Sengaja 'Perpanjang' Perang Iran dan Amerika, Caranya Dibongkar Penasihat Khamenei

"Saya juga baca tuh selembarannya yang kertas putih itu. Itu sebagian informasinya betul, tapi sebagian juga salah. Jadi ada orang pintar yang men-twist informasi di situ, jadi kelihatannya betul karena di setiap kertas kalimat di situ saya ikut rapatnya dengan bapak presiden, tapi sebagian di-twist," terang Purbaya.

"Ya seru lah buat guncang-guncang pasar kali," tuturnya, dikutip Sabtu (6/6).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa dirinya tetap menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan dan tidak memiliki rencana untuk meninggalkan kabinet.

Menurut Purbaya, fokus utamanya saat ini adalah menjalankan arahan Presiden Prabowo serta menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja bersama pemerintah dalam mengawal kebijakan fiskal dan menjaga kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi domestik, termasuk pergerakan nilai tukar rupiah dan perkembangan ekonomi global.

Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari ini di zona merah. Lebih–lebih pelemahan indeks kali ini menjadi yang paling buruk di dunia.

Pada Jumat (5/6/2026), IHSG ditutup di posisi 5.594 pada tutup dagang. Melemah 4,2% dibanding penutupan hari sebelumnya, hingga menjadi yang terendah sejak November 2020 atau dalam dalam 5 tahun lebih perdagangan saham.

Di sisi lain, pemerintah turut memastikan tidak ada agenda pergantian Menteri Keuangan dalam waktu dekat. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah saat ini justru tengah memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Menurut Prasetyo, koordinasi yang erat jauh lebih dibutuhkan dibanding spekulasi mengenai pergantian pejabat di tengah kondisi ekonomi global yang masih bergejolak.

Baca Juga: Kongres Amerika Geram, Trump Malah Tertidur Saat Rapat Penting

Dengan bantahan dari Purbaya dan Istana, pemerintah berupaya meredam spekulasi yang berpotensi memengaruhi persepsi investor dan stabilitas pasar keuangan Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar