- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Pendapatan dan Laba Emiten Low Tuck Kwon (MYOH) Kompak Ambruk pada 2025
Kredit Foto: Samindo Resources
PT Samindo Resources Tbk (MYOH) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja yang sedikit melemah. Emiten Low Tuck Kwon ini mencatat laba bersih sebesar USD14,94 juta, turun 6,17% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai USD15,92 juta.
Penurunan laba ini turut memengaruhi laba per saham dasar dan dilusian menjadi USD0,0068, turun dari USD0,0072 pada tahun sebelumnya.
Dari sisi pendapatan, MYOH membukukan USD163,97 juta, terkoreksi 8,68% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai USD179,55 juta.
Kontribusi terbesar masih berasal dari jasa pemindahan tanah dan pengambilan batu bara sebesar USD88,18 juta. Sementara itu, jasa pengangkutan batu bara menyumbang USD43,08 juta.
Segmen lain juga memberikan kontribusi terhadap pendapatan perusahaan, di antaranya jasa sewa kendaraan dan lainnya sebesar USD30,83 juta, jasa pengeboran dan eksplorasi USD2,54 juta, serta pendapatan dari induk usaha USD1,74 juta. Angka tersebut kemudian dikurangi eliminasi sebesar USD2,42 juta.
Baca Juga: Emiten Low Tuck Kwong (MYOH) Suntik Modal Rp270 Miliar ke Anak Usaha
Di sisi biaya, biaya pokok pendapatan tercatat USD138,02 juta, menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai USD143,51 juta. Meski demikian, laba kotor perusahaan tetap tertekan, turun menjadi USD25,94 juta dari sebelumnya USD36,04 juta pada akhir 2024.
Sementara itu, sejumlah pos beban dan pendapatan lainnya juga mengalami perubahan. Beban umum dan administrasi tercatat USD9,54 juta, turun dari USD14,34 juta.
Kemudian pendapatan keuangan sebesar USD4,61 juta, lebih rendah dari USD5,06 juta pada tahun sebelumnya. Biaya keuangan juga berkurang menjadi USD1,72 juta dari USD2,72 juta.
Perusahaan juga mencatat rugi selisih kurs sebesar USD1,9 juta, menurun dari USD2,61 juta pada tahun sebelumnya. Sementara itu, rugi penurunan nilai tercatat nihil, dibandingkan USD548,63 ribu pada periode sebelumnya.
Adapun pendapatan lainnya tercatat USD1,17 juta, turun dari USD1,45 juta. Dengan berbagai perubahan tersebut, laba tahun berjalan MYOH tercatat USD14,99 juta, turun dari USD16,19 juta pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: Plaza Indonesia (PLIN) Cetak Laba Rp639,34 Miliar di 2025, Tergerus 35,9%
Dari sisi neraca, kondisi keuangan perusahaan relatif stabil. Total aset tercatat USD225,84 juta, meningkat dari USD224,11 juta pada periode sebelumnya.
Sementara itu, total liabilitas menurun menjadi USD44,41 juta dari sebelumnya USD48,11 juta. Di sisi lain, jumlah ekuitas meningkat menjadi USD181,42 juta, dibandingkan USD176 juta pada tahun sebelumnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: