- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Penjualan Naik, Selamat Sempurna (SMSM) Bukukan Laba Rp1,12 Triliun di 2025
Kredit Foto: SMSM
PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan pertumbuhan laba bersih yang solid.
Produsen suku cadang otomotif dan mesin industri membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,12 triliun, meningkat 9,81% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,02 triliun.
Seiring peningkatan tersebut, laba per saham dasar juga ikut meningkat menjadi Rp195, naik dari Rp178 pada tahun sebelumnya. Dari sisi pendapatan, Perseroan mencatat penjualan neto Rp5,33 triliun, tumbuh 3,36% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,16 triliun.
Penjualan tersebut didorong oleh beberapa lini bisnis utama. Kontribusi terbesar berasal dari segmen penyaring sebesar Rp4,05 triliun, diikuti distribusi Rp1,65 triliun, radiator Rp591,92 miliar, karoseri Rp143,81 miliar, serta pendapatan lain-lain Rp212,34 miliar, setelah dikurangi eliminasi Rp1,32 triliun.
Dari sisi geografis, pasar domestik menyumbang pendapatan sebesar Rp1,89 triliun. Sementara itu, kontribusi dari pasar internasional juga cukup signifikan, terdiri dari Asia Rp1,52 triliun, Amerika Rp909,16 miliar, Eropa Rp519,36 miliar, Australia Rp379,6 miliar, serta Afrika Rp113,61 miliar.
Baca Juga: Emiten Sandiaga Uno (SRTG) Cetak Laba Rp7,31 Triliun di 2025, Melejit 122%
Seiring naiknya penjualan, beban pokok penjualan juga tercatat Rp3,36 triliun, meningkat dari Rp3,25 triliun pada akhir tahun sebelumnya. Meski demikian, Perseroan tetap mampu meningkatkan laba kotor menjadi Rp1,97 triliun, lebih tinggi dibandingkan Rp1,91 triliun pada tahun 2024.
Dari sisi operasional, beban penjualan tercatat Rp304,59 miliar, naik dari Rp294,66 miliar. Sementara itu, beban umum dan administrasi mencapai Rp237,23 miliar, dibandingkan sebelumnya Rp251,88 miliar.
Perseroan juga mencatat penghasilan operasi lainnya Rp84 miliar, meningkat dari Rp83,78 miliar. Sebaliknya, beban operasi lainnya berhasil ditekan menjadi Rp18,13 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan Rp76,31 miliar pada periode sebelumnya.
Dengan berbagai komponen tersebut, laba usaha SMSM tercatat Rp1,5 triliun, meningkat dari Rp1,37 triliun pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: AirAsia Indonesia (CMPP) Masih Derita Rugi Rp1,29 Triliun pada 2025
Dari sisi neraca, total aset Perseroan mencapai Rp5,16 triliun, naik dari Rp4,96 triliun pada akhir tahun sebelumnya.Sementara itu, total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp856,41 miliar, turun dari Rp1,03 triliun pada akhir 2024.
Kondisi ini turut mendorong jumlah ekuitas meningkat menjadi Rp4,3 triliun, dibandingkan Rp3,92 triliun pada tahun sebelumnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: