- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Mudik Lebaran Picu Lonjakan Permintaan BBM, Konsumsi Gasoline Diproyeksi Naik 12%
Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 diproyeksikan mendorong lonjakan permintaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax.
Peningkatan konsumsi bahkan diperkirakan mencapai dua digit. seiring meningkatnya perjalanan darat menggunakan kendaraan pribadi.
Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto mengatakan, selama periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026, konsumsi BBM jenis gasoline diproyeksikan meningkat sekitar 12% dibandingkan rata-rata normal harian.
“Peningkatan ini sejalan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi selama arus mudik dan arus balik, terutama penggunaan kendaraan pribadi di jalur darat,” ujar Eko dalam konferensi pers di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek, Karawang, Senin (16/3/2026)
Di sisi lain, konsumsi BBM jenis gasoil seperti solar, diperkirakan justru mengalami penurunan sekitar 14,5%.
Penurunan tersebut dipengaruhi oleh pembatasan operasional kendaraan logistik selama periode mudik Lebaran.
Selain sektor transportasi darat, permintaan energi di sektor penerbangan juga diperkirakan meningkat.
Konsumsi avtur diproyeksikan naik sekitar 2,8%, seiring adanya penambahan penerbangan atau extra flight selama masa libur Lebaran.
Konsumsi energi rumah tangga juga diperkirakan meningkat.
Pertamina memproyeksikan permintaan LPG naik sekitar 4–5%, sementara konsumsi minyak tanah diperkirakan meningkat 4,2%, terutama di wilayah Indonesia timur.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut, Pertamina menyiapkan berbagai infrastruktur distribusi energi di seluruh Indonesia, antara lain sekitar 7.800 SPBU, hampir 6.700 Pertashop, serta berbagai layanan tambahan, guna memastikan distribusi energi tetap lancar selama periode mudik.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menegaskan, perusahaan telah menyiapkan pasokan energi jauh sebelum Ramadan.
Pertamina juga membentuk Satuan Tugas RAFI yang beroperasi mulai 9 Maret hingga 1 April 2026 untuk memastikan distribusi energi berjalan optimal selama periode peningkatan mobilitas masyarakat.
“Kami memastikan ketersediaan BBM maupun LPG selama Ramadan dan Idulfitri dalam kondisi aman."
"Persiapan ini sudah dilakukan jauh hari sebelumnya, agar masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih tenang,” ujar Ega. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: