- Home
- /
- Government
- /
- Government
Tanpa Batas Tahun Kelulusan, Kemnaker Buka Luas Pelatihan Vokasi Nasional 2026
Kredit Foto: Kemnaker
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka akses lebih luas bagi masyarakat dengan menghapus batas tahun kelulusan dalam Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026, sehingga lulusan lama kini memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing kerja.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menegaskan kebijakan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pelatihan.
Baca Juga: Pemerintah Gratiskan Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Cetak SDM Unggul Siap Berwirausaha
"Penghapusan batasan tahun kelulusan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk membuka akses pelatihan seluas-luasnya bagi masyarakat," kata Darmawansyah dalam keterangannya dikutip di Jakarta, Senin (23/3/2026).
Sebelumnya, program ini hanya diperuntukkan bagi lulusan tahun 2023 hingga 2025. Namun kini, seluruh lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dari tahun berapa pun dapat mendaftar, selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Menurut Darmawansyah, kebijakan ini penting karena masih banyak lulusan yang belum sempat mengikuti pelatihan vokasi.
"Ini menjadi peluang bagi lulusan lama untuk kembali meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat lebih siap memasuki maupun bersaing di dunia kerja," katanya.
Ia juga menekankan bahwa pelatihan ini dirancang berbasis kebutuhan dunia usaha dan industri (link and match), sehingga peserta dibekali keterampilan yang relevan dan aplikatif.
Target peserta pada gelombang pertama program ini mencapai 20.000 orang.
Pendaftaran dapat dilakukan hingga 24 Maret 2026 melalui situs skillhub.kemnaker.go.id, dengan syarat peserta terlebih dahulu membuat akun SIAPkerja dan memastikan akun tersebut aktif.
Selain melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kemnaker atau balai latihan kerja (BLK), pendaftaran juga bisa dilakukan melalui BLK milik pemerintah daerah.
Program ini menyediakan 37 bidang pelatihan yang dapat dipilih sesuai minat dan bakat peserta. Adapun syarat utama pendaftaran meliputi Warga Negara Indonesia, berusia minimal 17 tahun, serta lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat.
Peserta juga akan mendapatkan berbagai fasilitas dan manfaat, seperti pelatihan gratis, makan siang selama pelatihan, bantuan transportasi sebesar Rp20.000 per hari, hingga perlindungan BPJS Ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
Selain itu, peserta memperoleh modul pelatihan, sertifikat pelatihan, serta sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Baca Juga: Pemerintah Luncurkan Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Sasar Lulusan SMA dan SMK
Dengan berbagai kemudahan tersebut, pemerintah mendorong masyarakat, termasuk lulusan lama, untuk tidak ragu memanfaatkan kesempatan ini guna meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: