Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mau IPO di Bursa Hong Kong, 3 Direktur EMAS Kompak Mundur

        Mau IPO di Bursa Hong Kong, 3 Direktur EMAS Kompak Mundur Kredit Foto: Merdeka Gold Resources
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan adanya pengunduran diri dari tiga anggota direksi Perseroan. Informasi ini disampaikan manajemen setelah menerima surat pengunduran diri pada 18 Maret 2026.

        "Sesuai dengan ketentuan Pasal 8 dan Pasal 9 Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, Perseroan menyampaikan bahwa pada 18 Maret 2026, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari 3 anggota Direksi Perseroan," ungkap manajemen.

        Tiga nama yang mengajukan mundur adalah Albert Saputro, David Thomas Fowler, dan Adi Adriansyah Sjoekri. Ketiganya diketahui menjabat sebagai Direktur sejak Juni 2025.

        Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, permohonan pengunduran diri ketiga anggota direksi tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan dan akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham, yang akan diselenggarakan Perseroan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

        "Tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten atau perusahaan publik," pungkas manajemen.

        Adapun pengunduran diri ini terjadi saat EMAS tengah menjalankan proses penawaran saham perdana (IPO) di Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX). 

        Baca Juga: Perluas Basis Investor, Merdeka Gold (EMAS) Ajukan IPO di Hong Kong

        Baca Juga: Pendapatan Anjlok, Rugi Merdeka Gold (EMAS) Bengkak 116% di 2025

        "Pada tanggal 20 Maret 2026, Perseroan telah menyampaikan Application Proof dalam bentuk draft kepada HKEX untuk menyediakan keterangan tertentu mengenai Perseroan sehubungan dengan Permohonan Pencatatan," ujar Direktur dan Sekretaris Perusahaan, Adi Adriansyah Sjoekri.

        Saat ini, dokumen tersebut masih dalam tahap penelaahan oleh otoritas bursa Hong Kong dan belum bersifat final. Langkah IPO ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang EMAS untuk memperluas akses ke pasar global.

        Selain meningkatkan profil internasional, pencatatan di Hong Kong diharapkan dapat menarik investor institusi global, memperdalam likuiditas, serta memperkuat standar tata kelola dan pelaporan perusahaan.

        "Permohonan pencatatan akan lebih mendukung tujuan pengembangan jangka panjang Perseroan dengan meningkatkan aksesibilitasnya bagi investor internasional yang mencari eksposur pada sektor emas Indonesia, dengan tetap memperhatikan persyaratan regulasi yang berlaku serta kondisi pasar," jelas Adi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: