Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Efek Lebaran! OJK Prediksi Pembiayaan Kembali Melonjak

        Efek Lebaran! OJK Prediksi Pembiayaan Kembali Melonjak Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut momentum Lebaran menjadi pendorong pertumbuhan sektor pembiayaan seiring meningkatnya kebutuhan konsumsi masyarakat menjelang hari raya. Tren ini terjadi konsisten setiap tahun dan diperkirakan kembali berulang pada 2026.

        Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan pihaknya masih menunggu data terbaru terkait realisasi pembiayaan jelang Lebaran tahun ini.

        “Kita lagi nunggu data terakhir. Tapi biasanya kan dari bertahun-tahun, di musim Lebaran itu memang ada peningkatan. Dari masyarakat memang ada kebutuhan,” ujarnya usai Pengucapan Sumpah Jabatan Anggota Dewan Komisioner OJK di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

        Ia menjelaskan peningkatan tersebut didorong kebutuhan konsumsi dan pengeluaran lain selama Lebaran, yang turut mengerek pembiayaan kendaraan serta pembiayaan multiguna.

        Meski demikian, OJK belum merinci sektor mana yang mengalami lonjakan paling signifikan pada periode Lebaran tahun ini.

        “Hampir di semua lini, hampir di semua bidang. Nanti data riilnya kita tunggu seperti apa. Mudah-mudahan ekonomi kita tambah baik dan sektor pembiayaan ini akan terus bertumbuh,” katanya.

        Peningkatan pembiayaan menjelang Lebaran mencerminkan naiknya aktivitas ekonomi domestik dan konsumsi rumah tangga seiring lonjakan kebutuhan masyarakat.

        Baca Juga: OJK Optimistis Pembiayaan Tumbuh 6-8% Tahun Ini

        Baca Juga: Pembiayaan Produktif Pindar Tembus Rp33,3 Triliun di Awal 2026, OJK Optimis Tetap Tumbuh

        Baca Juga: OJK Prediksi Pembiayaan Gadai dan Pinjol Naik Jelang Lebaran

        Sebelumnya, Agusman menyebut pada periode 2022–2025, piutang pembiayaan kendaraan roda empat tumbuh rata-rata 6,80% secara tahunan (year on year/yoy) menjelang Lebaran. Berdasarkan data per Januari 2026, total penyaluran pembiayaan roda empat tercatat sebesar Rp229,43 triliun.

        Pada layanan peer-to-peer lending (pindar), penyaluran pembiayaan pada Maret 2024 tumbuh 8,9% secara bulanan (month to month/mtm), sedangkan pada Maret 2025 meningkat 3,8% mtm. Sementara itu, dari sisi pinjaman gadai, OJK mencatat penyaluran perusahaan pergadaian pada Maret 2024 tumbuh 1,78% mtm dan pada Maret 2025 sebesar 1,66% mtm, menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan gadai juga meningkat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: