Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pemerintah Tambah 13 Proyek Hilirisasi Baru Senilai Rp239 Triliun

        Pemerintah Tambah 13 Proyek Hilirisasi Baru Senilai Rp239 Triliun Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pemerintah menambah 13 proyek hilirisasi baru dengan nilai investasi mencapai Rp239 triliun.

        Tambahan proyek tersebut memperkuat daftar proyek hilirisasi nasional yang tengah dipercepat pemerintah.

        Bahlil yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional mengatakan, proyek-proyek tersebut telah dilaporkan kepada Presiden dan akan segera difinalisasi.

        "Kita tambah lagi ada 13 item hilirisasi, yang total investasinya kurang lebih sekitar Rp239 triliun, dan akan kita bahas finalisasi," ujarnya di Hambalang, Rabu (25/3/2026).

        Selain proyek tambahan tersebut, Bahlil mengungkapkan sebanyak 20 proyek hilirisasi tahap awal juga mulai berjalan.

        Sebagian proyek telah memasuki tahap groundbreaking, sementara sisanya dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.

        "Tahap pertama yang 20 item, sebagian sudah groundbreaking, dan sebagian lagi bulan depan sudah akan lakukan groundbreaking," imbuhnya.

        Sementara, Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani menyebutkan, dari 20 proyek hilirisasi tersebut, sebanyak 6 proyek telah melakukan groundbreaking sejak Februari 2026.

        Sisanya, sebanyak 14 proyek, akan segera menyusul.

        Total investasi dari 20 proyek tersebut mencapai US$26 miliar.

        "“Dari total 20 program hilirisasi ini, 6 hingga 7 sudah dimulai sejak minggu lalu."

        "Total nilainya kurang lebih 26 miliar dolar AS dan akan menciptakan sekitar 600 ribu lapangan pekerjaan,” tutur Rosan dalam forum Indonesia Economic Outlook, Jumat (13/2/2026).

        Baca Juga: Bahlil: 33 Proyek Hilirisasi dan Energi Alternatif Jadi Prioritas

        Sejumlah proyek yang telah berjalan antara lain pembangunan smelter alumina menjadi aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat, serta pengolahan bauksit menjadi smelter grade alumina.

        Terdapat pula proyek bioavtur di Cilacap, bioetanol di Banyuwangi, pengolahan garam, bisnis ayam terintegrasi, hingga hilirisasi kelapa terintegrasi. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Yaspen Martinus

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: